Ayah Pebulutangkis Mohammad Ahsan Meninggal Dunia

Mercy Raya - Sport
Senin, 09 Agu 2021 12:37 WIB
Masih ada 3 wakil Indonesia yang berburu medali di cabang olahraga bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020. Siapa saja mereka?
Ayah Pebulutangkis Mohammad Ahsan Meninggal Dunia (ANTARA FOTO)
Jakarta -

Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan tengah berduka. Sang Ayah, H. Tumin Atmadi, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (9/8/2021).

Kabar itu disampaikan oleh istri Ahsan, Christine Novitania, dalam Instagram story @just-itinee. Dia mengunggah foto pernikahannya dengan Ahsan yang tengah diapit oleh orang tua kedua mempelai termasuk almarhum.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal ayah kami tercinta ayahanda dari Mohammad Ahsan, M. Asykuru, Yuk nisa, selamat jalan ayah," tulis Christine dalam postingannya.

Kabar yang sama disampaikan akun media sosial @PBSI Sumsel. Mereka mengunggah foto Ahsan dan ayahnya, serta pengurus PBSI Sumsel.

Dalam unggahannya tersebut, PBSI Sumsel tak hanya mengucapkan ungkapan duka cita, tapi menceritakan sosok almarhum yang aktif di cabang olahraga bulutangkis. Tak heran, ia sukses mengantarkan anaknya menjadi pebulutangkis terbaik di dunia.

"Innalillahi wainailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Tumin, ayahanda dari M. Ahsan, pebulutangkis dunia asal Sumsel. Selama hidupnya almarhum aktif di bulutangkis, sehingga berhasil mengantarkan anaknya Ahsan berprestasi seperti sekarang ini," tulis PBSI Sumsel.

"Pada foto di atas, almarhum menggunakan baju merah Djarum dan topi. Dia diapit anaknya, Ahsan. Sementara sebelah kanan Ahsan, adalah almarhum Ibu Qori. Sedangkan paling kiri, pak dr Yan Hadi, dan alhamdullilah hingga sekarang masih sehat dan tinggal bersama anaknya di Singapura."

"Mereka semua adalah penghobi bulutangkis Sumsel dan aktif di PBSI. Bahkan sampai hayat hidupnya, Ibu Qory tercatat sebagai pengurus PBSI Sumsel."

Mohammad Ahsan sendiri baru saja kembali dari Olimpiade Tokyo 2020. Ia termasuk salah satu atlet yang sudah dikembalikan ke federasi cabor usai menjalani karantina selama delapan hari, sejak kepulangannya pada Minggu (1/8).

Bersama Hendra, Ahsan keluar sebagai semifinalis di multievent terbesar empat tahunan tersebut. Sampai kini, keduanya masih menempati peringkat dua dunia Badminton World Federation (BWF).

DetikSport sudah mencoba mengkonfirmasi untuk mendapatkan informasi lebih lanjutan. Namun, baik Ahsan dan istrinya, Christine, belum memberikan responsnya.

(mcy/aff)