Kontingen Parabadminton Indonesia Dikunjungi Wali Kota Machida

Muhammad Robbani - Sport
Jumat, 20 Agu 2021 18:10 WIB
Parabadminton Indonesia dikunjungi Wali kota Machida Joici Ishizaka.
Wali kota Machida Joici Ishizaka menemui kontingen parabadminton Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto: dok.NPC Indonesia)
Jakarta -

Kontingen parabadminton Indonesia di Machida, Jepang, kedatangan tamu istimewa. Wali kota Machida Joici Ishizaka menemui Hary Susanto dkk, Jumat (20/8/2021).

Joici Ishizaka datang saat tim sedang menjalani latihan perdana di Gymnasium Machida. Latihan itu merupakan sesi pertama tim setelah tiba di Jepang sehari sebelumnya pada, Kamis (19/8/2021).

Pertemuan Ishizaka dengan kontingen parabadminton Indonesia berlangsung dalam suasana yang akrab dengan tidak lupa menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Ishizaka menyambut baik kehadiran para pebulutangkis Indonesia di Machida. Ia mengapresiasi kepercayaan para bulu tangkis untuk mematangkan persiapan di Machida sebelum tampil bertanding di Paralimpiade Tokyo 2020.

"Senang sekali bisa menyambut pemain parabadminton Indonesia hadir di sini," ucap Ishizaka dalam rilis NPC Indonesia.

"Para atlet melakukan latihan menjelang pertandingan di Paralimpiade Tokyo 2020. Semua atlet Indonesia senang dengan suasana di sini," tambah Ishizaka

Kehadiran Joichi Ishizaka merupakan sebuah bentuk dukungan bagi atlet parabadminton Merah-Putih. Manajer tim para bulu tangkis Indonesia, Sapta Kunta Purnama, menilai ini bagus untuk motivasi para kontingen.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Wali Kota Machida atas kesempatan yang diberikan kepada tim parabadminton Indonesia untuk menjalani latihan di sini," ucap Kunta.

Pada latihan hari ini, seluruh pemain tidak diberikan porsi latihan yang berat. Rencananya, latihan pagi dan sore baru akan digelar pada hari Minggu dan Senin. Latihan ini juga akan terbuka untuk disaksikan warga Machida.

Cabang olahraga parabadminton untuk pertama kalinya dipertandingkan di ajang Paralimpiade. Indonesia mengirimkan 7 atlet terbaik dan diharapkan dari cabor ini kontingen Indonesia bisa meraih satu medali emas.

(cas/rin)