Jojo Penentu Juara Piala Thomas, Enggan Disebut Pahlawan

Afif Farhan - Sport
Senin, 18 Okt 2021 15:01 WIB
Jonatan Christie
Jojo Jadi Penentu Juara Piala Thomas, Enggan Disebut Pahlawan ( Foto: Yves Lacroix/Badminton Photo)
Jakarta -

Jonatan Christie jadi penentu kemenangan Indonesia di Piala Thomas kontra China. Akan tetapi, Jojo enggan disebut pahlawan!

Final Piala Thomas 2020 Indonesia vs China berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark pada Minggu (17/10) malam WIB. Indonesia menutup dengan kemenangan meyakinkan 3-0.

Anthony Ginting, Fajar/Rian, dan Jonatan Christie mampu menumbangkan lawan-lawannya. Setelah terakhir kali juara di tahun 2002, kini Indonesia kembali membawa pulang Piala Thomas!

Indonesia's Jonatan Christie celebrates after winning the men's single match in the Thomas Cup mens team final match between China and Indonesia, in Aarhus, Denmark, Sunday Oct. 17, 2021. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)Jonatan Christie melakukan selebrasi ketika menumpaskan Li dalam tiga set (AP/Claus Fisker)

Jonatan Christie bermain apik di partai ketiga kontra Li Shi Feng lewat permainan tiga set dengan skor 21-14, 18-21, dan 21-14.

Jojo, begitu panggilan akrabnya, disebut-sebut bak pahlawan karena mampu menumpaskan laga. Meski begitu, Jojo enggan disebut sebagai pahlawan!

"Saya bukan pahlawan, karena seluruh pemain adalah pahlawan," tegasnya kepada Badminton Europe.

"Juga ada pelatih, dokter, fisioterapi, mereka juga pahlawan," tambahnya.

Jonatan Christie pun menjadi pemain yang paling capek di ajang Piala Thomas kali ini. Jojo adalah pemain dengan waktu bermain terlama, total 316 menit permainan di lapangan!

"Saya memotivasi diri sendiri, laga sebelumnya memberikan rasa percaya diri. Saya malah siap untuk 120 menit," ungkapnya ketika ditanya perihal laga kontra Li.

Simak video 'Penantian Panjang Ibu Pertiwi untuk Piala Thomas':

[Gambas:Video 20detik]



(aff/ran)