Christo Popov soal Pertama Kali ke Bali dan Banjir Follower Baru

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Senin, 15 Nov 2021 11:30 WIB
Christo Popov
Foto: dok. PBSI
Jakarta -

Pebulutangkis Prancis Christo Popov menikmati pengalaman pertamanya di Bali, meski di dalam gelembung. Ia juga cerita soal kebanjiran follower baru.

Christo Popov telah berada di Nusa Dua, Bali, untuk mengikuti rangkaian Indonesia Badminton Festival 2021 pada 16 November-5 Desember mendatang. Ia akan turun di Indonesia Masters 2021, Indonesia Open 2021, dan punya kans bagus tampil di BWF World Tour Finals 2021.

Christo dan kakaknya, Toma Junior Popov, saat ini berada di peringkat tiga BWF Road to Bali. Keikutsertaan di Indonesia Badminton Festival 2021 memberikan kesempatan Christo untuk berkunjung ke Bali pertama kalinya.

Meski mesti tinggal di dalam sistem gelembung di The Westin Resort, Christo masih bisa menikmati suasana.

"Yeah, ini pertama kalinya saya ke Bali. Sebelumnya saya pernah ke Jakarta dan Yogyakarta, tapi Bali, ini pertama kalinya," ungkapnya, Senin (15/11/2021) pagi WITA.

"Sangat enak ya sejauh ini. Hotel dan seluruh kompleknya sangat bagus. Meskipun kami enggak bisa mengunjungi berbagai tempat atau ke kota, kami berada di komplek yang bagus, ada kolam renang, pantai yang bagus, makanannya juga enak. Jadi untuk sekarang kami senang dengan keadaannya."

Christo mengaku masih belum banyak mengeksplorasi makanan lokal bali, atau buah-buahan. Tapi masih ada banyak waktu untuknya mencoba sesuatu yang baru.

"Baru nyoba kelapa sih sejauh ini," sahut pemain 19 tahun tersebut.

Popov bersaudara menjadi salah satu atlet yang diidolakan banyak penggemar bulutangkis Indonesia karena ketampanannya. Ia mendapatkan banyak pengikut baru serta menerima banyak pesan dari mereka.

"Ya benar, sejak kami tiba di Bali, bahkan mungkin dua hari sebelum kedatangan, kami punya banyak follower dan fans baru di Instagram, Facebook, dan Twitter. Terima kasih banyak atas dukungannya, buat fans dari Indonesia dan seluruh negara, tapi memang kebanyakan dari Indonesia sih," sambung Christo.

(raw/krs)