Wakil RI di Indonesia Masters 2021 Sisa Satu, Ini Kata PBSI

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 20 Nov 2021 03:04 WIB
Daihatsu Indonesia Masters 2021

WS Playaers name : 
Marcus Fernaldi Gideon- Kevin Sanjaya Sukamuljo (INA ) [1]

Credit Photo : HUMAS PP PBSI

Location:
Hotel Westin Resort Nusa Dua Bali, Indonesia.


Order of Play Friday 19 November 2021
Result :
https://www.tournamentsoftware.com
or
https://bwfbadminton.com/
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon jadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal Indonesia Masters 2021 (Foto: Dok. Humas PP PBSI)
Jakarta -

Indonesia hanya memastikan satu wakil yang lolos semifinal Indonesia Masters 2021. Apa kata Kabid Binpres PBSI Rionny Mainaky soal ini?

Babak 8 besar Indonesia Masters kembali memberikan pil pahit bagi Merah Putih. Setelah hanya mampu mengirimkan empat wakil di perempatfinal, kini hanya satu wakil saja yang lolos ke semifinal.

Ialah ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang sukses mengantongi tiket tersebut setelah mengalahkan kompatriotnya Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Kevin/Marcus menang dengan skor 22-20, 21-17 atas juniornya itu.

Sedangkan dua wakil lainnya menelan kekalahan. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja harus mengakui keunggulan ganda Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino dalam laga rubber game. Mereka kalah dengan skor 21-16, 17-21, 9-21 setelah sempat mendapat poin di gim pertama.

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang diharapkan bisa mengikuti jejak The Minions juga tumbang dari pasangan Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai dalam permainan tiga gim. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu kalah dengan skor 21-18, 13-21, 19-21.

Merespons hasil tersebut, Rionny mengaku kecewa. Alih-alih pemain mampu main maksimal tapi justru satu per satu bertumbangan.

"Kecewa ya kecewa. Tapi seperti ini bukan saya saja, pemain juga, siapa pun, apalagi pelatih," kata Rionny kepada detikSport, Jumat (19/11/2021).

"Namun, dengan kondisi jatuh atau kita dalam suasana begini, saya berusaha untuk bangkit. Kemarin yang kalah sempat telepon, saya bilang tetap semangat ke kejuaraan berikutnya, fokus di latihannya, jaga kondisinya. Karena itu sudah banyak sekali dan bukan hanya kita saja. Dari pemain luar juga begitu, sama," ujarnya.

"Sekarang siapa yang lebih tahan dan bagaimana menjaga motivasi diri. Jadi saya cuma pesan ke pelatih tolong ada waktu sepekan ini, kalau sudah kalah ya bisa bangkit lagi," Rionny menambahkan.

Adik dari Richard dan Rexy Mainaky ini tak ingin timnya larut dalam keterpurukan. Toh, mereka juga pernah mengalami kondisi yang sama. Saat itu, tim Indonesia kalah di Piala Sudirman namun bangkit di Piala Thomas dan berhasil menjadi juara.

"Seperti saat Piala Sudirman kita kalah, kita bangkit dan kumpul lagi karena masih ada satu lagi Piala Thomas. Itu berhasil kan. Saya rasa pengalaman itu bisa kita terapkan di Indonesia Open seperti itu," kata Rionny.

"Jadi kekalahan ini menjadi motivasi, jangan menjadi larut dan menurun daya juangnya. Ini pengalaman saya di grup begitu. Karena semua mengalami hal sama dan kondisi sekarang ini tak gampang."

(mcy/nds)