Duel Poin-poin Kritis yang Membendung Pram/Yere

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Kamis, 25 Nov 2021 17:30 WIB
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan
Pramudya Kusumawardana/Yeremia EYY Rambitan terhenti di babak 16 besar Indonesia Open 2021 (Foto: detikSport/Rifqi Ardita Widianto)
Nusa Dua -

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan melalui pertarungan sengit kontra ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Poin-poin kritis jadi pembeda.

Pram/Yere terhenti di babak 16 besar Indonesia Open 2021, Kamis (25/11/2021) sore WIB. Ganda muda Indonesia itu kalah 23-25 dan 25-27 dari Hoki/Kobayashi dalam pertarungan 53 menit di Bali International Convention Center.

Kejar-mengejar poin berjalan ketat antara kedua kubu. Pram/Yere menyebut mereka masih kurang tenang dalam menghadapi poin-poin penentuan, sehingga jadi keuntungan lawan.

"Seru banget kan tadi pertandingannya, rapet banget. Kita mengeluarkan kemampuan sepenuhnya, terakhir kita di poin-poin akhir terlalu terburu-buru pengin matiin bola. Jadinya bumerang buat kita, jadinya malah mati sendiri. Kita mainnya masih kurang tenang di poin-poin akhir," ungkap Yere usai pertandingan.

"Mungkin belum konsisten ya. Pas sudah leading poin, lawan bisa langsung menyamakan. Jadi soal konsistensinya harus diperbaiki lagi," sahut Pram.

"Tadi ya mikirnya pengin menang, tapi jadinya malah kurang kontrol. Mereka lebih baik dalam mengontrol di poin-poin krusial. Itu mungkin dari pengalamannya mereka juga," imbuh Pram.

Pram baru 20 tahun, sedangkan Yere 22 tahun, diproyeksikan menjadi ganda andalan Indonesia di masa depan. Mereka tahun ini sudah memenangi turnamen Super 300 di Spain Masters, juga level BWF International Challenge di Belgian International.

Selain itu Pram/Yere menjejak semifinal German Open dan sampai ke perempatfinal Indonesia Masters. Pengalaman di turnamen-turnamen tahun ini menjadi modal Pram/Yere untuk menatap gambar besar: Olimpiade 2024 Paris.

"Tahun depan kalau enggak salah sudah mulai ngumpulin poin buat Olympic, iya bukan sih? Targetnya itu sih," kata Yere.

BNI mengajak masyarakat Indonesia untuk terlibat memberikan semangat bagi para atlet agar bisa menjuarai Indonesia Open 2021. Menangkan hadiah senilai jutaan rupiah dengan ikutan kuisnya di sini.

(raw/nds)