Jawab Kritik di World Tour Finals, Praveen/Melati?

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Sabtu, 27 Nov 2021 03:15 WIB
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti memukul kok ke arah ganda campuran China Zeng Siwei/Huang Yaqiong dalam perempat final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Rabu (28/7/2021). Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal melaju ke semifinal setelah kalah 17-21, 15-21 dari ganda campuran peringkat satu dunia Zeng Siwei/Huang Yaqiong. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus bisa tampil lebih baik lagi (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Nusa Dua -

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti tersingkir cepat di dua turnamen kandang. Mereka masih punya kesempatan untuk menjawab kritik dan keraguan.

Praveen/Melati terhenti di babak kedua Indonesia Open 2021, Kamis (25/11/2021) kemarin. Mereka kalah straight game dari Mathias Christiansen/Alexandra Boje 21-23 dan 14-21 dalam pertandingan di Bali International Convention Center.

Kekalahan itu mengikuti hasil buruk di Indonesia Masters 2021 pekan sebelumnya. Kekalahan di babak pertama tersebut turut memicu kemarahan pelatih ganda campuran PBSI Nova Widianto, karena Praveen/Melati dinilai bermain buruk dan tak bertanggung jawab sebagai pemain pelatnas.

Komunikasi Praveen/Melati disorot tajam, hingga desakan untuk meninjau posisi mereka di pelatnas menyeruak. Mereka lalu lolos 'beruntung' dari babak pertama Indonesia Open 2021 setelah lawannya, Yujiro Nishikawa/Saori Ozaki, mundur setelah poin pertama karena cedera.

Di babak kedua, koneksi Praveen/Melati di lapangan dinilai meningkat meski kalah. Kendati demikian, Nova Widianto selalu pelatih masih menyoroti sejumlah hal di antaranya kesalahan-kesalahan teknis Melati dan reaksi Praveen terhadap situasi itu.

Setelah memuji respons Praveen/Melati terhadap tegurannya pekan lalu, Nova kini menunggu aksi mereka selanjutnya. Mereka masih punya BWF World Tour Finals 2021 pada 1-5 Desember mendatang, untuk unjuk gigi lebih jauh dan menjawab kritik.

"Saya rasa PraMel memang enggak bisa dibilang saat ini menurun, mereka bisa sewaktu-waktu bagus sekali ya. Jadi tergantung mereka sendiri," kata Nova Widianto kepada para wartawan di Bali International Convention Center, Jumat (26/11) sore.

"Mudah-mudahan lah, setelah kemarin kita evaluasi, istilahnya kita tegur lah, sebenarnya ada respons yang bagus. Waktu di Prancis dan Denmark (2019) waktu itu kan, kita kasih SP 1 responsnya langsung bagus. Mudah-mudahan lah," imbuhnya.

Simak juga Video: Momen Praveen/Melati Keok Dua Set Langsung dari Ganda India

[Gambas:Video 20detik]




(raw/mrp)