Viktor Axelsen Tutup Tahun dengan Langsung Tersingkir di Kejuaraan Dunia

Mercy Raya - Sport
Selasa, 14 Des 2021 13:20 WIB
Denmarks Viktor Axelsen returns the shuttlecock to Indonesias Anthony Sinisuka Ginting during a mens single match in the Thomas Cup mens team Badminton semifinal match between Denmark and Indonesia, in Aarhus, Denmark, Saturday Oct. 16, 2021. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Viktor Axelsen menutup tahun dengan tumbang di babak awal Kejuaraan Dunia Bulutangkis. (Foto: AP/Claus Fisker)
Jakarta -

Pebulutangkis nomor 1 dunia Viktor Axelsen harus menutup petualangannya di tahun 2021 dengan tersingkir cepat di babak awal Kejuaraan Dunia.

Berhadapan dengan pemain ranking 22 dunia Loh Kean Yew, Axelsen harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah 21-14, 9-21, 6-21 di laga perdananya pada kejuaraan bergengsi tahunan tersebut.

Ia kalah setelah tampil kurang percaya diri di game kedua dan ketiga, dan lawan mengubah strategi dan lebih menekan.

Axelsen sendiri merespons kekalahan itu dengan melemparkan pujian pada Loh Kean Yew, sekaligus mengakui dia belum mencapai yang terbaik.

"Dia (Loh Kean Yew) bermain selayaknya sebagai pemenang dan dia pantas mendapatkannya. Saya berharap yang terbaik untuknya di sisa turnamen ini," kata Axelsen dalam laman BWF.

"Bagi saya pribadi, game pertama sudah baik, tetapi laga berikutnya adalah yang sejujurnya ingin saya lupakan. Saya akan menonton lagi laga tersebut, apakah ada yang bisa dipelajari. Sebab, hampir semuanya berantakan di game kedua dan ketiga. Loh (Kean Yew) naik dan saya turun."

Bagi Axelsen, kekalahan ini menjadi kali keempatnya dalam 10 turnamen yang telah dijalani sepanjang tahun ini. Di luar gelar Olimpiade Tokyo 2020, mayoritas hasil turnamen yang diikuti berakhir dengan gelar juara.

Sebelumnya, ia menjadi jawara dua turnamen Thailand Open, Swiss Open, Denmark Open, Indonesia Open, dan BWF World Tour Finals 2021.

"Saya sangat senang dengan tahun ini, tetapi hari ini bukan harinya. Saya tidak bermain seperti yang saya inginkan. Loh (Kean Yew) bermain sangat baik dan pantas menang. Saya sudah mencoba melakukan yang terbaik tapi tidak banyak hal yang berjalan sesuai keinginan saya. Tapi Loh memenangkan pertandingan dan pantas mendapatkannya," kata Axelsen.

"Besok adalah hari yang baru, untuk menjadi lebih baik," dia mengharapkan.

Sementara itu, Loh Kean Yew mengaku senang dengan kemenangannya kali ini. "Setelah kalah di game pertama, saya harus cepat di game kedua dan ketiga. Saya harus tetap fokus. Saya tidak tahu kapan dia akan kembali, dan jika dia mendapatkan kembali kepercayaannya, saya akan mati," kata runner up Indonesia Open ini.

Meski begitu, Loh tak mau buru-buru jemawa. Sebab, kemenangan ini masih awal. Masih ada lima laga yang menunggu jika ia ingin benar-benar merebut titel juara dunia tahun ini.

"Perjalanan saya masih panjang, saya harus fokus untuk pertandingan berikutnya," tuturnya.

Lihat juga Video: Anthony Ginting Tunduk dari Axelsen di BWF World Tour Finals

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/cas)