Novak Djokovic Kalah Banding, Akan Dideportasi dari Australia

Kris Fathoni W - Sport
Minggu, 16 Jan 2022 14:40 WIB
Jakarta -

Berakhir sudah usaha terakhir petenis Novak Djokovic untuk tetap di Australia. Bandingnya ditolak, membuat visanya dicabut, sehingga akan segera kena deportasi.

Seperti diberitakan BBC, Pengadilan Federal Australia sudah memperkuat keputusan pemerintah untuk membatalkan visa petenis asal Serbia itu di tengah polemik mengenai status vaksinasi COVID 19 Djokovic.

"Pemerintah sebelumnya berpendapat bahwa petenis 34 tahun itu menjadi ancaman buat kesehatan publik," tulis BBC.

Hal itu membuat Novak Djokovic akan segera dideportasi dan dipastikan absen dalam usaha mempertahankan gelar juara Australia Open di Melbourne. Djokovic awalnya dijadwalkan tampil di babak pertama pada hari Senin (17/1) besok.

Masalah yang dihadapi Novak Djokovic sendiri bersumber setelah ketahuan belum menjalani vaksinasi penuh COVID-19. ABF (Australian Border Force) menyatakan Djokovic tidak memenuhi persyaratan masuk Australia.

Djokovic sendiri membela diri dan mengaku memiliki izin medis khusus yang diberikan penyelenggara Australia Terbuka 2022, setelah sempat terinfeksi COVID-19 pada Desember 2021. ABF mengabaikan hal tersebut dan 'menjebloskan' Djokovic ke hotel karantina di Melbourne.

Sky Sports menyebut, Novak Djokovic kini bukan cuma akan segera dideportasi dari Australia tapi juga berpotensi menghadapi larangan berkunjung ke Negeri Kanguru selama tiga tahun ke depan.

Ditambahkan bahwa dalam kurun waktu tersebut, peraih 20 gelar grand slam itu cuma diperbolehkan kembali dalam "situasi istimewa yang mempengaruhi kepentingan nasional".

(krs/cas)