Pesan Menyentuh Greysia Polii Usai Ditinggal Pelatihnya

Mercy Raya - Sport
Selasa, 25 Jan 2022 19:30 WIB
WD Players name : 
Greysia POLII-Apriyani RAHAYU (INA)

Credit Photo : HUMAS PP PBSI


Order of Play Saturday, 27 November 2021
Result :
https://www.tournamentsoftware.com
or
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com
Pelatihnya hengkang dari PBSI, Greysia Polii ungkap kesan menyentuh. (Foto: Humas PP PBSI)
Jakarta -

Greysia Polii tak kuasa menahan haru karena harus ditinggal salah satu pelatihnya, Chafidz Yusuf. Apalagi, Chafidz berperan penting dalam kariernya.

Seraya mengunggah enam buah foto dan cuplikan video kebersamaannya dengan sang pelatih, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu mengungkapkan perasaannya.

"Bagiku, masmu @chafidz_yusuf_09 adalah salah satu orang penting dalam perjalanan karierku. Bukan hanya menjadi seorang pelatih saja tapi dia juga sudah menjadi orang tua, teman, dan oembina. Instingnya kuat banget dalam melihat potensi atlet," tulis Greysia dalam akun Instagramya, @greyspolii.

"Terima kasih Masmu sudah temani aku dan Apri juara yng paling tinggi dari segala juara, yaitu juara Olimpiade. Tahun 2017 adalah tahun yang enggak akan aku dan Apri lupa seumur hidup."

"Enggak ada kata yang bisa aku ucapkan selain perasaan syukur yang mendalam untuk masmu," kata Greysia sembari menambahkan emoji hati berwarna ungu.

Ungkapan hati Greysia itu turut direspons oleh Apriyani dalam kolom komentar. "Terima kasih masmu," tulis Apriyani sekaligus menandai akun sang pelatih.

Chafidz Yusuf telah mengakui dirinya memang tak lagi menjadi asisten pelatih ganda putri nasional mulai musim ini. Keputusan itu diketahuinya pada Senin (24/1) kemarin.

Dalam pembicaraan dengan salah satu pengurus tersebut, dijelaskan bahwa ada satu keputusan yang menyatakan dirinya tak lagi diperpanjang oleh induk organisasi bulutangkis nasional tersebut.

"Kaget, terus terang kaget (mendengar keputusan tersebut). Saya jadi bertanya-tanya kepada diri sendiri, kok bisa jadi seperti ini? Tapi saya pikir lagi, ya sudah lah, saya harus menerima keputusan itu. Ya apapun juga saya tidak bisa apa-apa lagi," kata kata Chafidz saat dikonfirmasi detikSport, Selasa (25/1/2022).

"Ya,maksudnya apa ya, yang jelas sebetulnya saya ingin kelanjutan pembinaan dan suksesnya pemain bisa terus. Tapi saya juga kaget dengan adanya keputusan ini tapi saya tidak bisa apa-apa," imbuh pelatih yang sudah sejak 2012 menjadi pelatih di Pelatnas PBSI ini.

(mcy/cas)