Mengapa Praveen/Melati Dicoret dari Pelatnas PBSI?

Afif Farhan - Sport
Jumat, 28 Jan 2022 17:12 WIB
Indonesias Melati Daeva Oktavianti (C) hits a shot next to partner Praveen Jordan in their mixed doubles badminton group stage match against Australias Simon Wing Hang Leung and Gronya Somerville during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 24, 2021. (Photo by Pedro PARDO / AFP)
Mengapa Praveen/Melati Dicoret dari Pelatnas PBSI? (AFP)
Jakarta -

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dicoret dari Pelatnas PBSI tahun 2022. Apa alasan pasangan ganda campuran itu dicoret?

PP PBSI memanggil 88 atlet untuk mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) bulutangkis tahun 2022. Ada atlet lama dan ditambah atlet baru yang lolos jalur seleksi.

Pemanggilan 88 atlet ini tertuang melalui Surat Keputusan nomor SKEP/007/1.3/2022 tertanggal 24 Januari 2022 yang ditandatangani Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dan Sekretaris Jenderal Moh. Fadil Imran.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Gloria Emanuelle Widjaja, hingga Hafidz Faizal, adalah beberapa nama yang tercoret.

Praveen/Melati jadi sorotan. Apa alasan sebenarnya PBSI mencoret juara All England tersebut?

"Benar Praveen Jordan/Melati Daeva tak masuk pelatnas kali ini. Ada beberapa parameter yang kami gunakan untuk Pelatnas 2022 ini," kata pelatih ganda campuran PBSI, Nova Widianto dalam jumpa pers virtual, Jumat (28/1).

Nova melanjutkan, PBSI melihat prestasi dalam satu dua tahun terakhir. Serta, faktor konsistensi dan karakter permainan.

"Pertama prestasi. Prestasi mereka satu dua tahun ini seperti apa, kedua usia, ketiga berapa lama mereka sudah di pelatnas, dan terakhir karakter," jelas Nova.

Tak ayal, Praveen/Melati gagal juara setelah terakhir kali menjuarai All England 2020. Selanjutnya, pencapaian terbaik mereka adalah runner up Thailand Open 2020 dan Hylo Open 2020.

"Setelah All England hasilnya tidak memuaskan, dan kami di PBSI ingin ada regenerasi. Yang pasti satu dua tahun ini ganda campuran ini belum bisa mengumbang gelar," tutup Nova.

(aff/cas)