Ironi Praveen/Melati, Ganda Campuran Terbaik yang Terdepak

Afif Farhan, Muhammad Robbani - Sport
Jumat, 28 Jan 2022 17:50 WIB
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti memukul kok ke arah ganda campuran China Zeng Siwei/Huang Yaqiong dalam perempat final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Rabu (28/7/2021). Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal melaju ke semifinal setelah kalah 17-21, 15-21 dari ganda campuran peringkat satu dunia Zeng Siwei/Huang Yaqiong. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.
Ironi Praveen/Melati, Ganda Campuran Terbaik yang Terdepak (Foto: ANTARA)
Jakarta -

Praveen/Melati sebenarnya masih jadi ganda campuran terbaik bulutangkis Indonesia. Sayangnya, keduanya harus terdepak di Pelatnas PBSI tahun 2022 ini.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti jadi salah satu 'wajah lama' yang tercoret di Pelatnas PBSI tahun 2022. Mereka bergabung dengan beberapa nama lain yang ikut terdepak, seperti Gloria Emanuelle Widjaja/Hafidz Faizal.

Pelatih ganda campuran PBSI, Nova Widianto dalam jumpa pers virtual, Jumat (28/1) mengungkapkan alasan pencoretan Praveen/Melati. Keduanya, dinilai mengalami penurunan dalam satu-dua tahun terakhir ini.

"Pertama prestasi. Prestasi mereka satu dua tahun ini seperti apa, kedua usia, ketiga berapa lama mereka sudah di Pelatnas, dan terakhir karakter," jelas Nova.

"Ekspektasi kita ingin mereka stabil. Tapi setelah All England, prestasi mereka tak memuaskan," lanjutnya.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti juara All England 2020Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ketika juara All England 2020 (dok. Humas PBSI)

Praveen/Melati sebenarnya bisa dibilang sebagai ganda campuran terbaik yang dimiliki Indonesia sampai saat ini. Dalam peringkat BWF, keduanya menempati peringkat kelima.

Rentang tahun 2019-2020, keduanya memenangi beberapa gelar seperti Denmark Open, French Open, dan All England.

Sayangnya setelah itu, keduanya mandek. Belum lagi, ada beberapa isu yang menimpa keduanya seperti hubungan yang renggang sampai performa di lapangan yang terlihat melambat.

Walau begitu, Nova Widianto tetap menilai Praveen/Melati adalah ganda campuran yang terbaik sampai saat ini.

"Mereka sebenarnya masih yang terbaik di Pelatnas," ungkap Nova.

"Namun PBSI sepakat juga, khusus di ganda campuran harus ada regenerasi. Mereka sudah lama di Pelatnas," tutupnya.

(aff/yna)