Jelang Final Australian Open 2022: Nadal Vs Medvedev, Siapa Bikin Sejarah?

ADVERTISEMENT

Jelang Final Australian Open 2022: Nadal Vs Medvedev, Siapa Bikin Sejarah?

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Minggu, 30 Jan 2022 07:20 WIB
FILE PHOTO (EDITORS NOTE: COMPOSITE OF IMAGES - Image numbers 1365279573, 1367267093) In this composite image a comparison has been made between Daniil Medvedev of Russia (L) and Rafael Nadal of Spain. They will play each other in the 2022 Australian Mens Singles Final on January 30,2022 in Melbourne Australia. *** MELBOURNE, AUSTRALIA - JANUARY 18: Daniil Medvedev of Russia plays a backhand in his first round singles match against Henri Laaksonen of Switzerland during day two of the 2022 Australian Open at Melbourne Park on January 18, 2022 in Melbourne, Australia. (Photo by Kelly Defina/Getty Images) ***RIGHT IMAGE*** MELBOURNE, AUSTRALIA - JANUARY 28: Rafael Nadal of Spain plays a backhand in his Mens Singles semi-final match against Matteo Berrettini of Italy during day 12 of the 2022 Australian Open at Melbourne Park on January 28, 2022 in Melbourne, Australia. (Photo by Daniel Pockett/Getty Images)
Final Australian Open 2022 mempertemukan Rafael Nadal dengan Daniil Medvedev (Foto: Getty Images/Getty Images)
Jakarta -

Final Australian Open 2022 akan mempertemukan Rafael Nadal dengan Daniil Medvedev. Keduanya sama-sama berpeluang mencatatkan sejarah.

Duel final di sektor tunggal putra antara Nadal dan Medvedev akan digelar di Rod Laver Arena, Minggu (30/1/2022) sore WIB. Ini akan jadi pertemuan kelima di antara kedua petenis.

Nadal sejauh ini unggul 3-1 dalam catatan pertemuan dengan Medvedev. Namun, Medvedev memenangi duel terakhir melawan Nadal di ATP Finals 2020.

Bagi Nadal, final Australian Open 2022 menghadirkan kesempatan baginya untuk meraih gelar grand slam yang ke-21. Jika sukses menaklukkan Medvedev, maka Nadal akan melewati jumlah gelar grand slam milik Roger Federer dan Novak Djokovic.

Meski demikian, jumlah gelar grand slam bukan fokus utama Rafael Nadal. Kebahagiaan petenis asal Spanyol itu tak tergantung kepada gelar grand slam yang lebih banyak daripada rival-rivalnya.

"Saya sangat puas dan merasa sebagai orang yang paling beruntung untuk semua hal yang terjadi dalam hidup saya," ujar Nadal di situs resmi ATP.

"Saya punya pandangan dalam mendekati hidup. Anda tidak bisa selalu frustrasi jika tetangga punya rumah yang lebi besar atau telepon yang lebih bagus. Saya tidak akan frustrasi jika Novak atau Roger mengakhiri kariernya dengan lebih banyak gelar grand slam daripada saya."

Di sisi lain, Daniil Medvedev juga berpeluang mengukir sejarah. Petenis asal Rusia itu tengah mengejar gelar grand slam yang kedua.

Medvedev meraih gelar grand slam yang pertama di US Open 2021. Jika bisa mengalahkan Nadal, maka Medvedev akan jadi petenis pertama di Era Open yang meraih gelar mayor keduanya di grand slam selanjutnya tepat setelah yang pertama.

"Bukan saya yang mengejar gelar ke-21, bukan saya yang mencoba mematahkan rekor-rekor ini. Saya mengejar gelar kedua saya. Saya masih jauh dari semua hal ini," ujar Medvedev.

"Saya selalu bilang siapa pun yang punya peringkat lebih tinggi adalah favoritnya. Jadi kali ini favoritnya Rafa karena dia punya 20 gelar grand slam," imbuh petenis unggulan kedua itu.

(nds/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT