ADVERTISEMENT

PBSI Minta Pemain Baru Tiru Prestasi Greysia Polii dkk

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 05 Feb 2022 11:50 WIB
CHOFU, JAPAN - AUGUST 02: Gold medalists Greysia Polii(left) and Apriyani Rahayu of Team Indonesia pose on the podium during the medal ceremony for the Women’s Doubles badminton event on day ten of the Tokyo 2020 Olympic Games at Musashino Forest Sport Plaza on August 02, 2021 in Chofu, Tokyo, Japan. (Photo by Lintao Zhang/Getty Images)
Foto: Getty Images/Lintao Zhang
Jakarta -

PBSI menggelar acara penyambutan bagi pemain baru di Pelatnas Cipayung. Dalam acaranya, induk organisasi bulutangkis nasional itu berpesan agar para atlet dapat meniru prestasi Greysia Polii dkk.

Acara penerimaan pemain anyar yang berlangsung di ruang Serbaguna Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (4/2) ini merupakan tradisi baru yang dilakukan PP PBSI.

Tujuannya agar para pemain yang baru bergabung bisa menyatu dengan senior-seniornya yang lebih dahulu menghuni kawah candradimuka bulutangkis nasional tersebut.

"Acara ini kami gelar untuk menyambut dan sebagai bentuk rasa hormat PP PBSI kepada para atlet baru yang bergabung ke Pelatnas Cipayung. Acara ini juga sekaligus untuk menghargai para juara yang dipanggil kembali masuk ke pelatnas," kata Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, dalam rilis PBSI, Sabtu (5/2/2022).

Menurut Alex, acara ini dapat mempererat hubungan kerja sama atlet dengan para pelatih dan pengurus PBSI. Selain kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuat para pemain fokus dan bersemangat berlatih demi mengejar prestasi dunia.

Seperti yang selama ini telah diukir para seniornya dengan di antaranya menggondol medali emas Olimpiade Tokyo atau memboyong Piala Thomas, serta gelar-gelar bergengsi lainnya.

"Saya ingatkan, bergabung di pelatnas ini baru merupakan langkah awal. Pemain baru harus bekerja keras dan bersemangat setiap berlatih. Saya pun meminta agar atlet muda ini bisa mencontoh perjuangan para pemain senior seperti Greysia/Apriyani, Jonatan, Ginting, Kevin, dan pemain lainnya yang sudah mengharumkan nama Indonesia," ujarnya.

Dalam acara tersebut, induk organisasi olahraga tepok bulu nasional ini juga melakukan sosialisasi kepada pemain anyar, salah satunya dimulai dengan memberikan rapor performa selama menghuni pelatnas. Masing-masing atlet mempunyai rapor yang berisi mulai dari catatan medis, tes psikologi, tes fisik, gizi, serta kemajuan selama berlatih.

"Semua catatan medis, hasil tes psikologi, fisik, gizi, dan progres selama berlatih akan terdata dan dicantumkan dalam rapor. Nantinya, tiap bulan akan dievaluasi. Ini dengan harapan setiap ada kekurangan biar cepat bisa diperbaiki," kata Alex.

Meski begitu, Alex meminta agar para atlet jangan terbenani. Yang terpenting para pemain harus memiliki semangat tinggi saat berlatih, disiplin, menjaga kesehatan, dan patuh dengan arahan pelatih.

"Yang senior juga wajib membantu juniornya. Semua yang ada di Pelatnas Cipayung ini mari berjuang bersama-sama. Kita ini keluarga besar yang wajib saling mendukung dan membantu," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky. Pihaknya dan jajaran pelatih siap untuk membantu dan mendukung pemain muda untuk berlatih di pelatnas demi meraih prestasi terbaik.

"Kalau ingin rapornya bagus, para pemain baru harus disiplin. Yang junior harus cepat beradaptasi dan yang senior bisa membantu dan memberi contoh yang baik bagi juniornya," tegas Rionny.

Selain menyambut pemain baru, juga digelar acara penyerahan sertifikat kepada pelatih pelatnas yang usai mengikuti kursus Level 1 dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT