ADVERTISEMENT

Kejuaraan Asia Beregu 2022 Jadi Panggung Pemain Muda

Mercy Raya - Sport
Rabu, 09 Feb 2022 13:30 WIB
MD Players name : 
Pramudya KUSUMAWA - Yeremia Erich Yoche Yacob RAMBITAN (INA)]

Credit Photo : HUMAS PP PBSI

Location:
Hotel Westin Resort Nusa Dua Bali, Indonesia.

Order of Play Thursday, 25 November 2021
Result :
https://www.tournamentsoftware.com
or
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com
Foto: PBSI/LUKMAN HAKIM NOOR
Jakarta -

Kejuaraaan Asia Beregu 2022 jadi kesempatan bagi pemain muda unjuk gigi. Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana tak ingin menyia-nyiakan peluang itu.

Badminton Asia Team Championship 2022 akan dilangsungkan di Setia City Convention Center, Selangor, Malaysia, 15-20 Februari 2022. Di ajang yang merupakan kualifikasi putaran final Piala Thomas dan Uber itu, PBSI mengandalkan 20 pemain muda terbaiknya di Pelatnas.

Salah satunya Pramudya Kusumawardana. Pasangan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di sektor ganda putra ini antusias menghadapi kejuaraan beregu senior pertama dirinya.

"Senang bisa bermain dan dipercaya bergabung dengan Badminton Asia Team Championship (BATC). Ini kali pertama saya dan Yeremia main di beregu senior," kata Pramudya seperti dikutip dalam laman PB Djarum, Rabu (9/2/2022).

"Yang menarik menurut saya kali ini pelatih menurunkan full pemain muda. Ini salah satu kesempatan yang baik bagi kami para pemain muda untuk mendapatkan banyak pengalaman," tuturnya.

Sebagai gambaran, Pramudya/Yeremia merupakan pelapis dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Meskipun begitu, kepiawaian mereka bermain tepok bula tak diragukan lagi.

Dalam sejumlah turnamen individu, mereka kerap menyulitkan lawan-lawannya di papan atas. Tak terkecuali saat berhadapan dengan Kevin/Marcus di perempatfinal Indonesia Masters 2021.

Berbagai bekal itu pun diharapkan bisa menjadi modal saat mereka bertanding melawan pemain di BATC nanti. Menukil hasil undian, tim putra Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Korea Selatan, dan Hong Kong.

Tim putra Indonesia sendiri saat ini berstatus juara bertahan. Mereka dipatok untuk lolos grup lebih dulu sebelum melangkah ke target selanjutnya yaitu final. "Pasti ada beban di setiap turnamen karena ada target yang harus dicapai. Apalagi Indonesia menjadi juara bertahan di BATC," katanya.

"Tapi itu saya jadikan motivasi untuk melakukan yang terbaik di pertandingan nanti. Target pribadi ingin bisa menyumbang poin apabila dipasangkan dengan siapapun dan bisa mempertaha kan gelar juara untuk Indonesia," Pramudya mengharapkan.

(aff/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT