ADVERTISEMENT

Kampiun di BATC Lecut Motivasi Gregoria Menuju All England

Mercy Raya - Sport
Kamis, 24 Feb 2022 16:38 WIB
Gregoria Mariska Tunjung di Indonesia Masters 2021
Gregoria Mariska Tunjung mengalihkan fokus ke All England. (Foto: Dok. PP PBSI)
Jakarta -

Gregoria Mariska Tunjung langsung mengalihkan fokusnya ke All England, usai kesuksesannya membawa tim putri juara Badminton Asia Team Championship 2022. Motivasinya kini tengah berlipat.

Gregoria akan tampil di All England yang akan bergulir di Utilita Arena Birmingham, 16-20 Maret. Ia sudah memulai latihan kembali di Pelatnas PBSI, Cipayung, setelah sempat menjalani karantina sepulang dari Malaysia.

"Puji Tuhan hari ini sudah mulai kembali latihan setelah pulang dari Malaysia dan menjalani karantina. Latihannya juga sudah normal, fisik dan teknik. Semoga di sisa waktu sebelum ke All England ini, kondisi saya bisa naik dan naik terus," kata Gregoria dalam rilis PBSI, Kamis (24/2/2022).

Dari hasil undian tunggal putri, juara dunia 2017 itu akan menantang anak ajaib asal Korea Selatan, An Se Young, di babak pertama turnamen super 1000. Menatap laga itu, Gregoria mengaku punya target khusus pada saat pertemuan pertama melawan pemain ranking 4 dunia itu.

"Jujur saya punya target nanti saat bertemu An Se Young. Tapi saya tidak mau membebankan diri terlalu jauh dulu. Saya mau fokus ke persiapan sebaik mungkin, latihan keras biar nanti di sana bisa nambah lagi percaya dirinya," ujarnya.

"Motivasi saya juga meningkat usai saya dan tim berhasil juara di Kejuaraan Asia," ungkap pemain peringkat 27 dunia itu.

Bagaimanapun, Gregoria sudah menjawab keraguan publik setelah berhasil membawa tim putri Indonesia menjadi juara di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia yang berakhir pada 20 Februari lalu di Selangor, Malaysia.

Ia menjadi kapten sekaligus penyumbang poin saat laga final melawan tim putri Korea Selatan di ajang yang merupakan kualifikasi Piala Thomas dan Piala Uber 2022. Merah Putih menang 3-1 dari negara yang terkenal dengan K-pop itu.

Prestasi itu bahkan sekaligus mencatatkan sejarah untuk Indonesia. Karena untuk kali pertama tim putri Indonesia menang di kejuaraan beregu sepanjang keikutsertaan mereka pada 2016.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT