ADVERTISEMENT

Indonesia Masuk Grup Berat di Piala Thomas & Uber, Ini Kata PBSI

Mercy Raya - Sport
Jumat, 01 Apr 2022 19:12 WIB
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky
Foto: (dok PBSI)
Jakarta -

Undian putaran final kualifikasi grup Piala Thomas & Uber 2022 telah digelar. Indonesia berada di grup berat, ini respons PBSI.

Undian putaran final berlangsung di Bangkok, Thailand, pada Jumat (4/1/2022). Hasilnya, tim Uber Indonesia tergabung di Grup A bersama Jepang, Perancis, dan Jerman.

Menjadi unik karena negara-negara ini juga yang menghuni Grup A di Piala Uber edisi tahun 2020 yang digelar sekitar enam bulan lalu atau tepatnya Oktober 2021.

Sementara di tim Thomas, Indonesia yang berstatus juara bertahan sekaligus unggulan pertama juga berada di Grup A bersama Korea, tuan rumah Thailand, dan Singapura.

Merespons itu, Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, mengakui hasil undiannya tak mudah.

"Hasil undian ini tidak mudah ya, baik untuk tim Thomas maupun tim Uber. Kekuatan memang hampir-hampir sama dengan tahun lalu karena rentang waktunya tidak terlalu lama," ucap Rionny dalam rilis PBSI.

"Tahun ini tim Thomas kita di grup bersama Korea, Thailand, dan Singapura. Ketiganya punya kekuatan masing-masing. Tetapi tahun lalu kita berada di grup yang juga berat tapi para pemain bisa fokus satu demi satu hingga ke delapan besar, semi final sampai final, dan juara. Itu menjadi pelajaran dan pengalaman kita, mudah-mudahan nanti bisa maksimal dan mempertahankan gelar juara," lanjut Rionny.

"Untuk tim Uber, agak lucu ya karena ini sama persis dengan tahun lalu. Positifnya kita sedikit banyak sudah tahu kekuatan masing-masing dan bisa evaluasi lebih baik untuk melawan Jepang, Jerman, dan Perancis. Kalau runner up grup saya yakin mereka bisa tapi untuk juara grup harus lebih bekerja keras," sambungnya.

Rionny mengatakan bahwa materi pemain lawan tidak akan jauh berbeda. Tetapi ia tetap mewaspadai kehadiran pemain-pemain baru di tim lawan.

"Persaingan tidak akan jauh berbeda, kekuatan lawan juga saya rasa seperti itu. Tapi mungkin ada satu dua pemain baru yang akan tampil dan itu kita harus waspadai karena permainannya belum diketahui. Intinya kita tidak boleh lengah," kata Rionny.

Sebagai informasi, putaran final sendiri akan bergulir pada 8-15 Mei di Impact Arena, Bangkok, Thailand. Indonesia di ajang ini berstatus sebagai juara bertahan.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT