ADVERTISEMENT

Juara All England 2022, Bagas Maulana Diguyur Bonur Rp 278 Juta

Mercy Raya - Sport
Rabu, 20 Apr 2022 17:10 WIB
Indonesias Muhammad Shohibul Fikri, right, and Bagas Maulana celebrate with their trophies after defeating their compatriots Mohammad Ahsan and Hendra Setiawan during their mens doubles final match at the All England Open Badminton Championships in Birmingham, England, Sunday, March 20, 2022. (AP Photo/Rui Vieira)
Bagas Maulana mendapatkan apresiasi usai juara di All England 2022. (Foto: AP/Rui Vieira)
Jakarta -

Pebulutangkis ganda putra Bagas Maulana diguyur bonus oleh klubnya PB Djarum sebesar Rp 278 juta. Apresiasi diberikan karena menjadi juara All England 2022.

Bersama Muhammad Shohibul Fikri, Bagas yang tampil sebagai debutan dan berstatus non unggulan mampu menorehkan prestasi membanggakan di turnamen bulutangkis tertua All England.

Tak tanggung-tanggung, satu persatu mereka berhasil menyingkirkan para unggulan. Usai menundukkan Kevin/Marcus, di babak pamungkas Bagas/Fikri juga berhasil mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dua gim langsung 21-19 dan 21-13.

Atas perjuangan gigih dan catatan prestasi yang gemilang tersebut, Djarum Foundation lantas memberikan apresiasi kepada Bagas Maulana yang merupakan atlet binaan PB Djarum berupa bonus uang tunai sebesar Rp 200 juta dan voucher Blibli senilai Rp 50 juta.

Tak hanya itu, Bagas juga mendapatkan hadiah dari Polytron berupa motor listrik Polytron Evo Electric Motor senilai 28 juta. Dengan demikian, total bonus yang diperoleh Bagas mencapai Rp 278 juta.

"Pemberian bonus ini merupakan apresiasi atas pencapaian dan kerja keras yang dilakukan para atlet karena kami menyadari bahwa menjadi juara itu tidak mudah, perlu perjuangan yang ekstra luar biasa," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, Rabu (20/4/2022).

"Selain itu, apresiasi ini merupakan lecutan motivasi bagi para pebulutangkis agar tetap bekerja keras sehingga mampu menuai prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang. Jadi yang perlu dipahami adalah kami memberikan bonus bukan karena kemampuan finansial dan juga dukungan sponsor semata, karena klub yang dengan kemampuan finansial dan dukungan sponsor besar itu banyak."

"Tapi kami mengeluarkan bonus kepada atlet demi menciptakan ekosistem bulutangkis Indonesia yang lebih baik. Dengan adanya bonus, sisi kompetititf para atlet dari level senior hingga junior akan meningkat yang pada akhirnya berdampak positif terhadap prestasi bulutangkis Indonesia di panggung dunia," Yoppy menjelaskan.

Yoppy sekaligus menegaskan bahwa bonus dan apresiasi dari klub menjadi upaya menjamin kehidupan para atlet setelah gantung raket nanti.

Untuk itu, pihaknya akan memberikan pendampingan manajemen keuangan agar bonus dan hadiah yang dikumpulkan dapat bermanfaat di masa depan. "Mereka yang dapat bonus kami ajari untuk mengelola keuangannya dengan baik. Mau ditabung atau diinvestasikan, yang penting jangan sampai habis tak berbekas. Bagas pun seperti itu, nanti akan saya berikan training tentang manajemen finansial," kata Yoppy.

Sementara itu, Bagas mengaku senang bisa merasakan mendapat klub dari hasil kerja kerasnya. "Dulu, ketika saya masih di klub, saya termotivasi melihat senior-senior mendapatkan bonus. Penasaran seperti apa rasanya dapat bonus," kata Bagas.

"Akhirnya sekarang saya merasakannya. Selain senang, pastinya bonus ini menjadi tanggung jawab untuk bisa tampil lebuh baik lagi dan mendulang prestasi di turnamen-turnamen selanjutnya," imbuh Bagas.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT