Masa Depan Cerah Srikandi Bulutangkis Indonesia

Afif Farhan - Sport
Jumat, 13 Mei 2022 13:33 WIB
Ekspresi dari pebulu tangkis ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma (kanan) dan Amalia Cahaya Pratiwi (kiri) mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis Cina Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan dalam pertandingan babak perempat final Piala Uber 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis (12/5/2022). Febriana/Amalia kalah dengan skor 19-21 dan 16-21. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Masa Depan Cerah Srikandi Bulutangkis Indonesia (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Tim Uber Cup Indonesia memang terhenti di perempatfinal. Akan tetapi, itu jadi pintu awal untuk masa depan cerah Bilqis Prasista dan kawan-kawan.

Tim Indonesia takluk dari China 0-3 di babak perempatfinal Uber Cup 2022 pada Kamis (12/5) di Impact Arena, Bangkok, Thailand. Meski langkah mereka terhenti, para srikandinya curi perhatian dunia dengan kalahkan nama-nama besar.

Bilqis Prasista mencuri panggung. Ketika menghadapi Jepang kontra Akane Yamaguchi, yang merupakan pebulutangkis nomor satu dunia, Bilqis yang berada di peringkat ke-333 dunia sanggup menjinakkannya.

Bilqis menang dua gim langsung dengan skor sama 21-19. Komang Ayu Cahya Dewi juga sukses kalahkan pemain China nomor 25 dunia, Yvonne Li (175 nomor di atasnya).

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Bilqis Prasista mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis tunggal putri Jepang Akane Yamaguchi dalam pertandingan babak penyisihan grup A Piala Thomas Uber 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Rabu (11/5/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.Bilqis Prasista (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Tim Uber Cup Indonesia kali ini memang didominasi para pemain muda. Hal itu disampaikan sang manajer, Hendro Santoso.

"Kami memakai jasa pemain muda sehingga mereka bisa merasakan tekanan di Uber Cup. Nantinya, mereka akan lebih baik," ujarnya dilansir dari situs resmi BWF.

Selain dua nama yang sudah disebutkan, masih ada Aisyah Sativa Fatetani, Melani Mamahit, Tryola Nadia, Lanny Tria Mayasari, dan Jesita Putri Mayasari.

Fokus tim putri Indonesia juga terpecah, tak cuma main di Uber Cup 2022 tapi juga di gelaran SEA Games 2021. Para pemain terbaik seperti Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani, dan Apriyani Rahayu ambil bagian di Vietnam.

"Beberapa pemain senior disiapkan untuk SEA Games karena target emas. Di Uber ini, kami persiapkan para pemain muda untuk tampil lebih baik di masa depan," sambung Hendro.

BWF sendiri melansir artikel berjudul 'Eye on Future, Indonesia's Young Women Impress'. Disebutkan, tim putri Indonesia di Uber Cup 2022 punya masa depan cerah!

"Tim putri Indonesia gugur di perempatfinal, tapi telah mencuri perhatian, terutama karena sebagian besar dari mereka belumlah terkenal," tulisnya.

Maka kini, cuma masalah waktu. Kita nantikan saja para srikandi bulutangkis Indonesia yang masih muda-muda bisa ikuti jejak langkah seniornya untuk mengharumkan Indonesia.

(aff/krs)