Apriyani Cerita Soal Chemistry dengan Fadia dan Nasib Bersama Greysia

Mercy Raya - Sport
Kamis, 26 Mei 2022 07:10 WIB
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) berpose dengan medali emas yang diraihnya usai babak final bulu tangkis ganda putri SEA Games 2021 Vietnam di Bac Giang Gymnasium, Vietnam, Minggu (22/5/2022). Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti menyabet medali emas usai mengalahkan ganda putri Thailand Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard dua set langsung, 21-17 dan 21-14. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj.
Apriyani kini memulai babak baru dipasangkan dengan Fadia. Foto: ANTARA FOTO/ZABUR KARURU
Jakarta -

Ganda putri Apriyani Rahayu bicara soal chemistry-nya dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti serta nasibnya bersama Greysia Polii di ganda putri. Apa katanya?

Apriyani seperti diketahui baru saja mempertahankan medali emasnya di SEA Games 2021 Vietnam. Tapi kali ini gelar itu tak diperolehnya bersama Greysia, melainkan dengan pasangan barunya, Fadia.

Torehan apik itu pun melecut motivasinya membidik hasil sempurna pada dua ajang bergengsi berikutnya di Istora Senayan, Jakarta, yaitu Indonesia Masters (7-12 Juni) dan Indonesia Open (14-19 Juni).

"Saya dan Fadia kan baru ya, dan alhamdulillah kami dapat hasil yang terbaik di SEA Games kemarin. Dan itu jadi acuan saya dan Fadia untuk turnamen selanjutnya, turnamen Indonesia Masters dan Indonesia Open," kata Apriyani dalam jumpa pers di Menara BCA, Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Meskipun berstatus debutan tapi Apriyani/Fadia berhasil menggebrak prestasi bulutangkis Indonesia di level Asia Tenggara. Capaian keduanya di Vietnam tak lepas dari chemistry yang terjalin di dalam dan luar lapangan.

"Jadi yang membuat chemistry kami bertumbuh adalah pada saat komunikasi di luar lapangan. Pertama komunikasi di luar lapangan, kedua kepercayaan. Itu yang membuat kami pada akhirnya bisa menyatukan tujuan, tekad, karena ganda putri itu harus bisa menyatukan satu hati, pemikiran dan tekad bagaimana kami bisa juara di dalam lapangan," dia menjelaskan.

"Jadi itu yang membuat kami bisa cepat dapat chemistry yang baik. Karena itu yang kami rasakan juga di SEA Games dan saya selalu komunikasi dengan Fadia. Apa yang Fadia rasakan apa pun itu unek-unek itu harus dikeluarkan dan itu harus bisa diselesaikan, tidak boleh disimpan," dia mempertegas.

Apriyani juga bicara soal nasibnya dengan Greysia Polii. Tak mau bicara banyak, ia hanya bisa mendoakan seniornya itu yang kini memiliki fokus lain.

"Indonesia Masters dan Indonesia Open kan sudah keluar namanya, jadi tidak bisa diganti. Yang pasti saya dan Fadia aman dan target sudah ada. Jadi saya hanya doakan Kak Grace lancar-lancar urusan di luar sana," ujar peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini.

Greysia Polii/Apriyani RahayuApriyani meraih sederet kejayaan saat berduet dengan Greysia, termasuk medali emas Olimpiade tahun lalu. Foto: detikSport/Rifqi Ardita Widianto
(mcy/adp)