ADVERTISEMENT

Malaysia Masters 2022: PBSI Ingin Lebih dari Satu Gelar

Mercy Raya - Sport
Senin, 04 Jul 2022 18:25 WIB
Apriyani Rahayu, left, and Siti Fadia Silva Ramadanti of Indonesia play against Chinas Zhang Shu Xian and Zheng Yu during their womens doubles final match at the Malaysia Open badminton tournament at Bukit Jalil Axiata Arena in Kuala Lumpur, Malaysia, Sunday, July 3, 2022. (AP Photo/Vincent Thian)
Apri/Fadia Juara Ganda Putri Malaysia Open 2022 (Foto: AP/Vincent Thian)
Jakarta -

Usai Malaysia Open 2022, Indonesia sudah ditunggu turnamen lainnya yakni Malaysia Masters 2022. Di turnamen level 500 ini, Apriyani Rahayu dkk diharapkan bisa menggondol lebih banyak gelar.

Malaysia Masters bergulir mulai 5 sampai 10 Juli di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Merah-Putih menurunkan 19 wakilnya di turnamen berhadiah total 360 ribu dollar AS tersebut.

Semestinya ada dua wakil lainnya yang juga dijadwalkan tampil, yaitu Shesar Hiren Rhustavito dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Namun, keduanya diputuskan absen setelah mengalami cedera betis dan pinggang.

Meskipun begitu, di turnamen tersebut para wakil Indonesia diharapkan bisa tampil lebih kompetitif dan meraih hasil maksimal dibandingkan saat tampil di turnamen BWF Super 750.

Di Malaysia Open, Indonesia meraih satu gelar lewat penampilan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti di sektor ganda putri.

"Hasil di Malaysia Open sudah bagus, kami dapat satu gelar dan satu runner up. Perkembangan beberapa pemain juga meningkat," kata Rionny, dalam rilisnya Senin (4/7/2022).

"Saya berharap di Malaysia Masters bisa lebih maksimal dan mendapat hasil yang lebih bagus," ujarnya.

Di Malaysia Masters 2020, Indonesia tak mendapatkan satu pun gelar. Empat wakil Merah-Putih yaitu dua ganda putra (Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran), yang tampil di babak semifinal dikalahkan oleh lawan-lawannya.

Padahal dalam empat edisi Malaysia Masters sebelumnya, Indonesia minimal meraih satu gelar dari sektor ganda putra. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (2019), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (2018), Berry Angriawan/Hardianto (2017), dan Kevin/Marcus (2016).

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT