ADVERTISEMENT

Merdeka bagi Mereka

Momen Merdeka Siti Fadia: Kalahkan Sakit demi Juara bagi Indonesia!

Mercy Raya - Sport
Rabu, 17 Agu 2022 12:10 WIB
Singapore Open 2022, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Siti Fadia, bersama Apriyani, saat juara Singapore Open 2022. Foto: Dok. PBSI
Jakarta -

Siti Fadia Silva Ramadhanti mengungkapkan momen-momen 'merdeka' saat menjadi atlet bulutangkis. Salah satunya ketika menjuarai Singapore Open 2022. Seperti apa?

Seperti diketahui, Fadia baru saja menggenggam gelar super series BWF kedua, Singapore Open pada Juni 2022, saat berpasangan dengan Apriyani Rahayu di nomor ganda putri.

Keberhasilan itu tak serta merta ia raih begitu saja. Ada perjuangan dan pengorbanan luar biasa yang diberikan selama lima babak yang ia lakoni bersama Apriyani.

Salah satu momen yang menguji Apri/Fadia ada di babak empat besar. Saat itu Fadia mengalami cedera tumit di partai semifinal.

Dalam pertandingan tersebut, Fadia mengalami cedera tumit kaki kiri yang sejatinya sudah menghantui sejak turnamen di Malaysia pada dua pekan sebelumnya. Bahkan, dalam pertandingan tersebut Fadia sempat mendapat perawatan dokter.

Akhirnya Fadia mampu melewati ujian itu dengan menang melawan Supissara Paewsampran/Puttita Supajirakul (Thailand) untuk merebut tiket final. Laga itu mereka lalui lewat duel tiga gim 19-21, 21-13, 21-19 dalam waktu 65 menit.

Kondisi serupa nyaris terjadi kembali di partai puncak. Daya juang Fadia kembali ditantang Zhang Shu Xian/Zheng Yu.

Apri/Fadia memang menang dengan skor 21-14, 21-17 dalam tempo 39 menit. Tapi kemenangan tak diraih dengan mudah karena kambuhnya cedera tumit kaki kiri Fadia. Maka gelar juara Singapura pun dirasa Fadia sungguh bikin dirinya merdeka.

"Mungkin pas di Singapore Open kemarin ya (momen paling merdeka), karena menahan rasa sakit, dan sudah sempat ketinggalan juga saat di semifinal tapi akhirnya bisa membalikkan keadaan. Itu momen merdeka menurut saya karena saya bisa mengalahkan rasa sakit demi juara untuk Indonesia," kata Fadia kepada detikSport, Rabu (17/8/2022).

Fadia, yang baru dipasangkan dengan Apriyani pada Mei 2022, tampil menonjol dengan langsung sukses mengibarkan bendera Merah-Putih di multiajang olahraga terbesar di Asia Tenggara SEA Games 2021 Vietnam.

Apri/Fadia juga meraih dua gelar dalam turnamen Malaysia Open dan Singapore Open 2022. Keduanya bahkan mengalahkan pemain-pemain top dunia. Sebut saja, Lee So Hee/Shin Seung Chan (ganda putri nomor 3 dunia asal Korea), yang mereka singkirkan di babak perempatfinal Indonesia Masters dengan skor 15-21, 21-16, 21-16. Keberhasilan mereka lanjut di babak semifinal dengan mengalahkan ganda Malaysia, Tan Pearly/Thinaah Muralitharan 21-23, 21-14, 21-14.

Fadia/Apriyani juga tercatat pernah mengalahkan ganda putri nomor satu asal China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan di perempatfinal Malaysia Open 2022. Kemenangan itu mereka raih usai bermain tiga gim dengan skor 14-21, 21-13, 21-16.

Fadia sendiri sempat mengatakan apa yang terjadi pada dirinya sekarang ini adalah hal yang tak pernah disangka. Terutama ketika dipasangkan dengan Apriyani, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Fadia sebelumnya berpasangan dengan Ribka Sugiarto. Tapi kemudian keduanya dipecah oleh Pelatih Ganda Putri Eng Hian. Pelatih ingin mencari pasangan baru untuk Apriyani, karena Greysia Polii telah memutuskan gantung raket.

Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva RamadhantiAksi Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti Foto: dok. PBSI

Fadia kemudian dipasangkan dengan Apriyani, sementara Ribka dipasangkan dengan Febby Valencia Dwijayanti Gani.

"Saya tak menyangka dipasangkan dengan Kak Apri karena awalnya membayangkan Kak Greysia Polii di televisi. Tapi sekarang malah saya yang menggantikan posisinya (bersama Apriyani), rasanya campur aduk saja," kata Fadia beberapa waktu lalu kepada pewarta.

"Dari awal enggak ada pikiran akan bersama Kak Apri karena banyak lika-likunya. Awal target itu kayak cocokkan pola dulu. Jadi main itu masih bingung mau main seperti apa. Lalu banyak komunikasi, saat perorangan banyak ketemu pola permainan, dan akhirnya chemistry-nya masuk," ujar pemain yang sempat menjajal tiga posisi tersebut dari tunggal, ganda putri, dan ganda campuran.

Meski begitu, Fadia mengaku bangga dapat berpartner dengan Apriyani. Ia pun kini berani memasang target yang lebih tinggi demi masa depannya yaitu Olimpiade Paris 2024.

"Awalnya itu target enam bulan harus ada hasilnya, polanya cocok enggak, tapi seiring waktu cocok dan hasilnya bagus. Sekarang target Olimpiade 2024," kata Fadia.

Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77, detikcom menginisiasi kampanye 'Merdeka Bagi Mereka'. Di kampanye ini akan ada kumpulan kisah inspiratif tentang arti 'Merdeka Bagi Mereka' dari berbagai figur dan perspektif.

Simak terus kampanye 'Merdeka Bagi Mereka' mulai 17 Agustus 2022 di sini!

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT