ADVERTISEMENT

Iga Swiatek Juara US Open 2022 Usai Tumbangkan Ons Jabeur

Adhi Prasetya - Sport
Minggu, 11 Sep 2022 08:25 WIB
NEW YORK, NEW YORK - SEPTEMBER 10: Iga Swiatek of Poland and Ons Jabeur of Tunisia pose for a picture with Martina Navratilova and their trophies after their Women’s Singles Final match on Day Thirteen of the 2022 US Open at USTA Billie Jean King National Tennis Center on September 10, 2022 in the Flushing neighborhood of the Queens borough of New York City. (Photo by Diego Souto/Quality Sport Images/Getty Images)
Swiatek (tengah) menjadi juara US Open 2022. Foto: Getty Images/Quality Sport Images
New York -

Iga Swiatek berhasil menjuarai nomor tunggal putri US Open 2022. Ini menjadi gelar grand slam kedua bagi petenis Polandia itu sepanjang tahun ini.

Menghadapi Ons Jabeur yang merupakan unggulan kedua, Swiatek yang berstatus unggulan teratas menang 6-2, 7-6 (5) dalam duel yang digelar di Arthur Ashe Stadium, Minggu (11/9) dini hari WIB.

Swiatek berhasil tampil mendominasi di set pertama, namun mendapat perlawanan keras dari Jabeur di set kedua. Setelah unggul 4-0, Jabeur sempat menyamakan skor menjadi 4-4. Namun Swiatek kembali unggul dan berhasil mengunci kemenangan usai pukulan terakhir Jabeur keluar.

Swiatek menjadi petenis putri pertama sejak Angelique Kerber pada 2016 yang berhasil meraih dua titel grand slam dalam setahun. Di luar Serena Williams, persaingan tenis putri beberapa tahun terakhir memang sulit melihat adanya dominasi.

Namun gelar ini mejadi yang ketujuh secara keseluruhan bagi Swiatek sepanjang 2022. Ini menegaskan statusnya sebagai yang terbaik saat ini semenjak pensiunnya Ashleigh Barty pada awal tahun.

"Saya sempat tak berharap banyak. Sebelum turnamen ini, saya mengalami masa-masa sulit," ujar Swiatek terkait kemenangannya di US Open 2022, dikutip BBC. Usai memenangi French Open pada Juni lalu, ia memang mengalami penurunan di empat turnamen beruntun.

Swiatek bahkan di tersingkir di babak 16 besar dalam dua turnamen jelang US Open, yakni Canadian Open dan Cicinnati Masters. Oleh sebab itu, gelar ini menjadi kelegaan tersendiri.

Sedangkan bagi Ons Jabeur, ia masih harus menanti gelar grand slam pertamanya lebih lama. Pada turnamen Wimbledon Juli lalu, ia juga menjadi runner-up usai dikalahkan Elena Rybakina (Kazakhstan).

"Menang dan kalah adalah bagian dari tenis. Saya juga butuh perjuangan untuk memenangi gelar WTA pertama saya. Butuh waktu, dan saya percaya meraih gelar mayor juga akan butuh waktu," ujar Jabeur.

"Yang paling penting, saya menerima dan belajar dari kekalahan ini," lanjut petenis Tunisia itu.

Lihat juga Video: Petenis Dunia Novak Djokovic Positif Corona!

[Gambas:Video 20detik]




(adp/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT