Prestasi Bulutangkis Membaik di Taiwan

Prestasi Bulutangkis Membaik di Taiwan

- Sport
Senin, 24 Sep 2007 13:02 WIB
Jakarta - Hasil kurang memuaskan di kejuaraan bulu tangkis Jepang Super Series lalu mampu diperbaiki di turnamen Taiwan Grand Prix Gold 2007. Tiga gelar berhasil direbut para pebulutangkis Indonesia di turnamen ini.Para pebulutangkis kita tampaknya sudah banyak belajar dengan hasil di Jepang Super Series yang digelar pekan lalu. Dari tiga final yang ditempati oleh para pebulutangkis Indonesia saat itu, tidak satu pun gelar berhasil direbut. Namun di Taiwan, Indonesia masih menunjukkan sebagai negara yang punya prestasi kuat di dunia bulutangkis. Indonesia menunjukan supremasinya di nomor tunggal putra setelah terjadi All Indonesian final yang mempertemukan Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro. Gelar nomor tunggal putra ini akhirnya disabet oleh Sony setelah mengalahkan seniornya dengan skor 18-21, 21-6, 21-13. Sukses ini sekaligus menjadi pelipur dahaga gelar bagi pria kelahiran 7 Juli 1984 ini setelah dua tahun bermain tanpa gelar.Sementara Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil menjadi jawara di nomor ganda putra di turnamen ini. Pasangan Indonesia ini berhasil mengalahkan ganda putra Denmark Lars Paaske/Jonas Rasmussen dengan skor 21-17, 21-12. Satu gelar lagi diraih Indonesia di nomor ganda campuran. Pasangan Flandy Limpele/Vita Marissa berhasil mengatasi pasangan Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 21-18, 25-23. Ini adalah gelar kedua pasangan Flandy/Vita setelah sebelumnya diraih di Singapura Super Series. Meski demikian tetap harus diakui para pebulutangkis Indonesia tidak terlalu mendapat kesulitan karena absennya para pemain China (Tiongkok) di turnamen berhadiah berhadiah total US$ 170 ribu ini. Mereka tidak bisa tampil karena terkendala masalah visa. (key/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads