Apriyani Rahayu resmi memulai babak baru dalam kariernya. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu memutuskan beralih dari sektor ganda putri ke ganda campuran dan akan berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi panjang pasca-Olimpiade Paris 2024 hingga beberapa turnamen terakhir, termasuk Macau Open.
Apriyani mengakui perpindahan sektor bukan keputusan yang mudah. Namun, ia merasa langkah tersebut menjadi pilihan terbaik untuk mengembalikan performa terbaiknya.
"Memang saya rasa sudah banyak adik-adik lain di ganda putri dan saya mencoba untuk memilih jalan lain. Sekiranya di ganda campuran ini saya bisa kembali lagi ke top performance saya dengan Dejan," ujar Apriyani di Pelatnas PBSI, Cipayung, Rabu (8/7/2026).
Tinggalkan Ganda Putri Bukan Keputusan Mudah
Ganda putri merupakan sektor yang membesarkan nama Apriyani. Bersama Greysia Polii, ia mencetak sejarah dengan meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Namun setelah Olimpiade Paris 2024, performanya belum kembali stabil. Apriyani juga beberapa kali berganti pasangan, tetapi belum mampu menemukan kombinasi yang menghasilkan prestasi konsisten.
Situasi tersebut membuat Apriyani bersama tim pelatih akhirnya sepakat mencoba tantangan baru di sektor ganda campuran.
"Mengawalinya cukup berat, hanya mau tak mau saya harus realistis juga dengan semua kondisi di ganda putri. Jadi saya coba untuk mencari suasana baru, dengan partner baru juga. Ya cukup excited dan tantangan baru dan kali ini berbeda. Kali ini beda jadi saya enjoy dan senang banget sih," katanya.
Menurut Apriyani, titik balik keputusannya terjadi setelah tampil di Macau Open.
"Pada saat sudah selesai Macau, saya sudah harus tahu, sudah harus ambil apa yang harus saya lakukan nih, karena saya juga enggak mau stuck di sini saja. Ibaratnya saya di PBSI dikasih kesempatan, masa saya mau menyia-nyiakan gitu saja. Jadi ya sudah saya jalan yang benar-benar mau," jelasnya.
Kejar Ranking Bersama Dejan
Apriyani menegaskan kepindahannya ke sektor ganda campuran bukan sekadar mencari pengalaman baru. Ia memiliki target yang jelas, yakni mengejar poin ranking bersama Dejan Ferdinansyah.
"Ada hal-hal yang harus saya kejar, maksudnya enggak kosong saja sih. Selama di mix double ini, saya jalan enggak kosong. Jadi saya punya target dan tujuan," tegas Apriyani.
Saat ditanya mengenai motivasinya setelah berganti sektor, Apriyani menjawab singkat namun penuh keyakinan. "Parah (berlipat-lipat)," tegasnya.
Dengan tantangan baru di ganda campuran, Apriyani berharap bisa kembali menemukan performa terbaiknya sekaligus bersaing di papan atas dunia bersama Dejan.
(mcy/krs)










































