DetikSepakbola
Rabu 20 Juni 2018, 15:02 WIB

Reporter TV di Piala Dunia 2018 Ini Dicium dan Diremas Dadanya Saat Siaran Langsung

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Reporter TV di Piala Dunia 2018 Ini Dicium dan Diremas Dadanya Saat Siaran Langsung Reporter televisi Julieth Gonzalez Theran mengalami pelecehan seksual di Piala Dunia 2018 (Foto: instagram @juliethgonzaleztheran)
Moskow - Sebuah peristiwa tak mengenakkan dialami oleh Julieth Gonzalez Theran. Reporter televisi yang sedang bertugas di Piala Dunia 2018 itu jadi korban pelecehan seksual saat siaran langsung.

Gonzalez Theran yang berkebangsaan Kolombia bekerja untuk stasiun televisi Jerman, Deutsche Welle. Ia adalah salah satu reporter yang meliput Piala Dunia 2018 di Rusia.

Gonzalez Theran sedang meliput di Kota Saransk saat dirinya mengalami pelecehan. Ketika itu, Gonzalez Theran tengah melaporkan suasana di kota tersebut menjelang dimulainya Piala Dunia 2018.

Saat Gonzales Theran sedang live di depan kamera, tiba-tiba seorang pria muncul dari arah kirinya. Pria yang tak diketahui identitasnya itu langsung merangkul Gonzalez Theran lalu mencium pipi sambil meremas dada sang reporter.

Meski mendapatkan perlakuan seperti itu, Gonzalez Theran tak menghentikan laporannya. Ia terus bicara di depan kamera untuk menyelesaikan tugasnya.

Gonzalez Theran kemudian meng-upload rekaman peristiwa yang ia alami itu di akun Instagram-nya. Ia benar-benar menyesalkan perlakuan tak pantas yang menimpa dirinya.

[Gambas:Instagram]


"Saya ada di sana selama sekitar dua jam untuk mempersiapkan berbagai hal dan tak terjadi apa-apa. Tapi, ketika kami siaran langsung orang itu memanfaatkannya," ungkap Gonzalez Theran seperti dikutip Mirror.

"Dia mendatangi saya, mencium saya, dan dia menyentuh dada saya. Saya harus lanjut. Setelahnya, saya berusaha untuk mencari orang itu, tapi dia sudah pergi," imbuhnya.

"Kami tak pantas mendapatkan perlakuan ini. Kami sama-sama profesional dan patut dihargai. Saya juga menyukai sepakbola, tapi kita harus tahu batas antara kasih sayang dan pelecehan," katanya.



(mfi/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed