sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 04 Jul 2018 10:57 WIB

Falcao: Wasit Berpihak pada Inggris

Lucas Aditya - detikSport
Timnas Kolombia di laga melawan Inggris di Piala Dunia 2018. (Foto: Christian Hartmann/Reuters) Timnas Kolombia di laga melawan Inggris di Piala Dunia 2018. (Foto: Christian Hartmann/Reuters)
Moskow - Kapten Kolombia, Radamel Falcao, mengeluhkan kinerja wasit di laga melawan Inggris. Pengadil di lapangan dia nilai berpihak pada The Three Lions.

Dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Spartak Stadium, Rabu (4/7/2018) dinihari WIB, Kolombia kalah adu penalti dari Inggris. Setelah bermain imbang 1-1 dalam 120 menit, Los Cafeteros kalah 3-4 dari tim asuhan Gareth Southgate.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Inggris unggul lebih dulu via tendangan penalti Harry Kane di menit ke-57. Pelanggaran Carlos Sanchez pada Kane di kotak 16 meter menjadi penyebabnya.

Saat pertandingan memasuki masa injury time, Kolombia mencetak gol balasan. Yerry Mina menceploskan bola dengan sundulan, menyambut tendangan sudut Juan Cuardrado.




Di sepanjang pertandingan, Kolombia dicatat situs resmi FIFA melakukan 23 kali pelanggaran. Sementara itu, Inggris melakukan 10 foul lebih sedikit.

Kartu kuning yang didapat Kolombia juga lebih banyak, enam buah. Sementara Inggris mendapat dua kartu kuning.

Falcao menilai bahwa penempatan wasit asal Amerika Serikat, Mark Geiger, menjadi pengadil di laga Kolombia melawan Inggris menguntungkan satu pihak. Geiger cuma bisa bahasa Inggris, hingga menimbulkan bias.

"Saya mendapati keanehan dengan pemilihan wasit asal Amerika pada laga ini," kata Falcao di ESPN FC.
Falcao: Wasit Berpihak pada Inggris


"Sejujurnya, prosesnya meninggalkan banyak keraguan. Dia hanya bisa berbicara bahasa Inggris, jelas ada beberapa bias. Dengan pertimbangan kecil, dia mendorong kami (ke arah) gol yang membobol gawang kami. Itu jelas buat saya."

"Wasit sangat mengganggu kami, dalam situasi 50-50, dia selalu membuat keputusan yang menguntungkan Inggris. Situasi itu merusak kami. Dia tak bersikap sama dengan kriteria yang sama untuk kedua tim."

"Saat dia ragu-ragu, dia selalu menghampiri tim Inggris. Memalukan bahwa hal ini terjadi di babak 16 besar Piala Dunia," dia menambahkan.




Simak Juga: Tangis Patah Hati James Rodriguez

[Gambas:Video 20detik]



(cas/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed