Capello tampaknya sudah menyadari bahwa beban yang dipikulnya sangatlah tidak ringan. Apalagi kini ia memiliki tugas untuk membawa The Three Lions dapat berlaga di putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Β
Tugas pertama sudah didepan mata yaitu menghadapi lawan yang ringan, Andorra di Barcelona, Sabtu (6/9/2008). Kemudian bertandang ke Zagreb pada hari Rabu depan. Capello pun tahu kritikan dan tekanan sudah mulai menghampirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, tekanan adalah normal. Saat saya melatih klub tekanan sangat-sangatlah kuat. Karena kami harus menang 100 persen. Sekarang berbeda karena ini satu negara namun tekanan adalah normal bagi pekerjaan saya," ungkap Capello seperti dilansir GoalΒ Β
"Sulit karena tekanan lebih panjang di level internasional dan Anda harus menunggu mungkin satu bulan, bukan dua atau satu pekan seperti di klub sepakbola untuk merubah segalanya. Itu artinya Anda punya waktu banyak berpikir dan juga menunggu," tukasnya.
(key/key)











































