Zidane Menyesal Tanduk Materazzi

Zidane Menyesal Tanduk Materazzi

- Sepakbola
Kamis, 18 Sep 2008 19:02 WIB
Zidane Menyesal Tanduk Materazzi
Jakarta - Dunia dijamin takkan pernah melupakan insiden Zinedine Zidane yang menanduk Marco Materazzi di final Piala Dunia 2006. Setelah dua tahun, pada akhirnya terlontar jua pernyataan menyesal dari Zidane.

Semenjak merobohkan Materazzi dengan kepalanya di Berlin pada malam 9 Juli 2006, legenda hidup sepakbola Prancis itu tak pernah menyatakan penyesalannya, termasuk bahwa akibat itu ia dikartu merah dan Prancis kemudian kalah lewat adu penalti.

Zidane bersikeras bahwa dia menanduk Materazzi demi membela kehormatan keluarganya. Pemain keturunan Aljazair itu menuding bek Inter Milan menghina ibu dan saudara perempuannya dengan ucapan yang tidak senonoh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, dalam buku yang ditulis oleh wartawan bernama Berma Lahouri, yang rencananya akan diterbitkan minggu depan, mantan bintang Juventus dan Real Madrid itu mengungkapkan perasaannya tentang insiden kontroversial tersebut.

Diterangkan dalam buku berjudul 'The Hidden Face of Zidane' itu, pria berusia 36 tahun itu sempat membahas soal itu dengan sepupunya yang tinggal di Aljazair pada Desember 2006.

Sang sepupu yang bernama Akbou dan bekerja sebagai seorang apoteker itu mengatakan pada Zidane bahwa perbutannya sudah "betul" sebagai reaksi atas provokasi Zidane.

Meski demikian di buku itu terselip sebuah perasaan Zidane, yang selama ini tak pernah terlontar kepada publik. Apa kata dia? "Jangan pernah bilang bahwa aku bertindak benar dengan menanduk Materazzi. Aku tidak merasa demikian dan aku menyesal."

Bagaimana isi lengkap buku 'rahasia' Zidane tersebut? Tunggu saja setelah terbit nanti. Barangkali Materazzi termasuk orang pertama yang akan membelinya. (a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads