Di klasemen kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, Brasil kini menghuni posisi dua di bawah pemuncak klasemen Paraguay dengan tertinggal empat angka. Meski urutannya tak jelek, tim besutan Dunga itu tidak lepas dari kritik.
Serangkaian hasil tak memuaskan tercatat dalam empat partai terakhir kualifikasi Piala Dunia. Mereka kalah 0-2 dari Paraguay, kemudian seri lawan Argentina 0-0. Terakhir mereka ditahan imbang penghuni dasar klasemen Bolivia 0-0 pada bulan September lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil tersebut jelas tidak cukup buat tim sekelas Brasil. Hasil lebih bagus niscaya harus didapatkan dalam dua laga kualifikasi lawan Venezuela dan Kolombia agar tekanan tak mendera.
Untuk meraih kemenangan nan mengesankan, besar kemungkinan Dunga bakal menjadikan Adriano sebagai tumpuan lini depan menyusul tak bugarnya Luis Fabiano. Sinyalemen itu kian menguat dengan diduetkannya penyerang Inter Milan itu dengan Robinho dalam sesi latihan tim inti lawan tim cadangan, Rabu (8/10/2008).
"Saya tampil baik di Inter, perlahan tapi pasti saya yakin kembali meraih posisi saya. Kembali berada di sini adalah buah dari kerja keras saya dan berharap bisa memainkan peran penting," tegas Adriano sebagimana dikutip Reuters, Kamis (9/10/2008).
Adriano kembali ke timnas tahun ini setelah sejumlah masalah kebugaran dan problem kedisiplinan yang sempat mengancam karirnya. Bersama Inter, soccernet mencatat Adriano sudah mengemas dua gol musim ini, masing-masing di Liga Champions dan Seri A.
(krs/a2s)











































