Lagu Kebangsaan Disoraki, Presiden Prancis Marah

Lagu Kebangsaan Disoraki, Presiden Prancis Marah

- Sepakbola
Rabu, 15 Okt 2008 19:04 WIB
Lagu Kebangsaan Disoraki, Presiden Prancis Marah
Prancis - Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy marah besar. Penyebabnya adalah sorakan penonton saat lagu kebangsaan Prancis dinyanyikan jelang laga menghadapi Tunisia dinihari tadi.
Β 
Akibat kejadian tersebut Sarkozy langsung memanggil Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF), Jean-Pierre Escalettes.Β  Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Olahraga, Roselyne Bachelot dan Menteri Sekretaris Negara, Bernard Laporte.

Dalam pernyataan tertulisnya, Bachelot menyatakan bahwa kejadian tersebut (sorakan di Stadion Stade The France) sangat mengagetkan, terlebih itu terjadi terhadap Marseillaise, lagu kebangsaan Republik Prancis.

Laporte juga menyarankan agar Prancis tidak lagi mengadakan pertandingan dengan negara-negara Afrika bagian utara. Peristiwa sejenis pernah terjadi sebelumnya saat melawan Algeria dan Marocco beberapa tahun yang lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat kejadian sekitar 60.000 suporter Tunisia memadati Stadio Stade the France. Hal ini tidak mengherankan lantaran Prancis memang merupakan pelabuhan utama para imigran Afrika yang akan ke Eropa.

Selain Lagu kebangsaan, beberapa orang pemain Prancis juga ikut disoraki. Puncak dari aksi pelecehan tersebut terjadi saat nama Hatem Ben Arfa disebut panitia pertandingan.

Kejadian ini juga mengundang reaksi dari Perdana Menteri Perancis, Francois Fillon. Ia menganggap sorakan tersebut sebagai sebuah penghinaan dan jika hal semacam itu terulang akan lebih baik jika langsung menghentikan pertandingan.

Dalam pertandingan persahabatan yang dihelat pada Rabu (15/10/2008) dini hari tadi, Les Bleus berhasil menang 3-1 lewat dua gol Henry dan dan Karim Benzema. Sementara satu-satunya gol Tunisia dihasilkan oleh Issam Jemaa. (din/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads