I Nerazzurri menelan kekalahan 1-2 oleh tuan rumah Werder Bermen, Rabu (10/12/2008) dinihari WIB. Hasil itu membuat Inter harus turun di posisi kedua setelah Panathinaikos berhasil meraih pimpinan klasemen Grup B usai mengatasi Anorthosis 1-0.
Tentu saja Mourinho sangat terpukul dengan kekalahan skuadnya. Pelatih asal Portugal ini pun menyadari bahwa sebagai runner up grup konsekuensinya I Nerazzurri harus menghadapi tim-tim favorit seperti Barca dan MU di babak 16 besar nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Performa Inter di Liga Champions memang jauh berbeda dengan di Seri A, dimana mereka mampu mendominasi. Namun Mourinho berkilah bahwa pada pertandingan tersebut lawannya memang bermain lebih baik daripada skuadnya.
"Kami tidak memainkan starter terbaik kami. Malam ini Bremen menjadi klub kelas atas dan mereka seharusnya yang lolos, bukan Panathinaikos. Klub yang akan menghadapi Panathinaikos adalah klub yang beruntung," ujar pelatih Inter ini.
Yang pasti, Mourinho menyatakan siap jika harus bertemu tim unggulan di babak selanjutnya. "Kami pantas menghadapi Barca, MU atau klub sekaliber itu. Kami telah membawa diri kami sendiri dalam situasi ini."
Sementara Barca memang telah memastikan lolos ke babak berikutnya sebagai juara Grup C meskipun kalah dari Shakhtar Donetsk. Sedangkan MU baru akan bermain besok dan belum dapat memastikan keluar sebagai juara Grup E. (key/a2s)











































