Bertarung di White Hart Lane, Jumat (19/12/2008) dinihari WIB, Spurs minimal butuh seri untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar. Namun mereka bisa saja out kalau kalah dari Spartak dan NEC menang atas Udinese.
Yang terjadi adalah skenario pertama, walaupun tim asuhan Harry Redknapp itu hampir menelan kekalahan karena mereka tertinggal dua gol di babak pertama. Di menit 23 Artem Dzyuba memanfaatkan kesalahan lini belakang Spurs untuk membuka skor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tertinggal 0-2 Spurs dalam keadaan berbahaya. Namun Luka Modric membuka harapan setelah tendangan volinya di menit 67, menyambut umpan silang Aaron Lennon, bersarang di gawang Spartak dan mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Dengan tekanan yang terus dialirkan, Spurs akhirnya memperoleh gol penyama. Di menit 74 gelandang Tom Huddlestone menanduk umpan Gareth Bale dan mengirim bola ke pojok kanan gawang Stipe Pletikosa.
Hasil seri tersebut membuat Spurs mengumpulkan nilai tujuh dari empat pertandingan, sedangkan Spartak hanya empat. Maka ketika di partai lain NEC unggul 2-0 atas pimpinan klasemen Udinese, maka Spartak harus masuk kotak.
NEC berkat kemenangan tersebut memiliki enam poin dan berhak duduk di urutan ketiga Grup D. Adapun Udinese tetap di puncak dan tampil sebagai juara grup, di atas Spurs.
Collins John dan Jhon van Beukering tampil sebagai pahlawan NEC saat menjamu Udinese di De Goffert, Nijmegen. Gol mereka di menit 75 dan 78 membuat wakil Belanda ini memetik angka penuh di laga terakhirnya, sekaligus meraih tiket ke babak knockout.
(a2s/key)











































