Vieira Dipecat Irak

Vieira Dipecat Irak

- Sepakbola
Jumat, 06 Feb 2009 22:24 WIB
Vieira Dipecat Irak
Jakarta - Sungguh malang nasib Jorvan Vieira, pelatihΒ  yang membawa Irak menjuarai Piala Asia 2007. Ia harus angkat kaki dari kursi kepelatihan tim 1001 Malam untuk kedua kalinya setelah hasil mengecewakan di Piala Teluk 2009 lalu.

Irak yang tampil sebagai jawara Asia tentunya diunggulkan dalam Piala Teluk 2009 yang berlangsung di Oman, Januari kemarin. Bukannya sukses, malah hasil sebaliknya didapat oleh Younis Mahmoud dkk dengan harus tersingkir di penyisihan grup sebagai juru kunci Grup B tanpa sekalipun meraih kemenangan. Bahkan mereka sempat dipermalukan Oman dengan skor telak 0-4.

Rentetan hasil buruk ini lah yang membuat kesabaran Federasi Sepakbola Irak habis. Melalui wakil presidennya, Najeh Hamud, mereka mengeluarkan pernyataan bahwa Vieira telah dipecat pada hari Jumat (6/2/2009) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Federasi sudah sepantasnya memecat dia (Vieira) setelah melihat hasil buruk yang didapatnya saat membawa tim di Piala teluk ke-19 yang lalu," ujar Najeh seperti dilansir Reuters.

Sementara saat dihubungi, Vieira yang sedang berada di Maroko malah tidak tahu menahu soal pemecatan dirinya. Yang dia tahu dirinya disuruh kembali ke Baghdad seusai pemilu yang sedang dilaksanakan di sana.

"Saya tidak tahu menahu tentang apapun mengenai itu (pemecatan dirinya). Federasi sepakbola Irak menyuruh saya kembali kesana setelah pemilu usai," tukas Vieira.

Namun, Vieira sendiri sepertinya tidak begitu kaget dengan pemecatan atas dirinya. Menurutnya segala sesuatu di tim sepakbola negara itu serba tidak pasti keadaannya.

"Kamu tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi bila bersama tim Irak," lanjutnya.

Pelatih asal Brasil berusia 55 tahun itu sempat menuai sukses saat membawa Irak, tim yang tidak diunggulkan di Asia 2007 lalu dengan melaju hingga ke final dan mengalahkan tim kuat Arab Saudi di final di Jakarta.

Tetapi tak lama setelah membawa kesuksesan untuk negeri asal Saddam Hussein itu, ia mengundurkan diri dari 'kursi panasnya' dikarenakan situasi politik yang tidak stabil di dalam negeri itu.

Ia sempat melatih klub Liga Iran Sepahan pada Februari 2008 namun di bulan Juni ia pun dipecat oleh manajemen klub. Vieira lantas kembali membesut Irak pada September lalu, sebuah jabatan yang ia sebut sebagai suatu 'kegilaan'.

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads