Dunga yang selama ini bagai mengabaikan performa bagus Amauri bersama Juventus di Liga Italia, tampaknya menyerah dengan tekanan publik. Ia pun akhirnya memanggil Amauri meski akhirnya panggilan itu tak menemui hasil.
"Kami tahu bahwa panggilan itu terlambat," ungkap Dunga dikutip Goal. "Sialnya, Juventus menolak melepaskan si pemain, dan kami menghormati peraturan."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Amauri ditekan klubnya? Saya tidak akan pernah menerima itu karena bagi saya tim nasional selalu menjadi sebuah mimpi, sebuah utopia," papar pelatih berumur 45 tahun tersebut.
"Saya melihat para juara hebat di masa lalu dan saya bermimpi untuk mengekor jejak langkah mereka. Saya tidak akan pernah membiarkan siapapun menghalangi saya dan mimpi saya," kata Dunga berandai-andai bila ia di posisi Amauri.
Bukan kebetulan bila lawan yang harus dihadapi Brasil kali ini adalah Italia. Pertarungan dua tim dengan titel dunia terbanyak itu akan digelar di Emirates Stadium, London, Rabu (11/2/2009) dinihari WIB.
"Meski ini bukan pertandingan resmi dan tekanannya berbeda, tetapi kami selalu ingin menang. Motivasi para pemain? Saya pikir setiap pemain bermimpi bermain di pertandingan seperti ini," tandas Dunga.
(arp/din)











































