Kenangan pahit yang ditimbulkan Liverpool kembali membayang di benak Robben ketika klubnya, Real Madrid, akan berhadapan dengan Liverpool di fase knock-out Liga Champions pekan depan.
"Saya ingin mengalahkan Liverpool karena saya kalah melawan mereka dua kali, semuanya di semifinal," ungkap Robben kepada Radio Marca seperti dikutip oleh Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa sih masalah Robben? Rupanya, peristiwanya mundur ke tahun 2005 dan 2007. Pemain berusia 24 tahun tersebut kala itu memperkuat Chelsea yang dua kali kalah dari The Reds di semifinal Liga Champions.
Dua tahun lalu, Liverpool mengalahkan Chelsea 4-1 melalui adu penalti setelah berbagi angka 1-1 dalam agregat. Kala itu, Reina menggagalkan sepakan penalti Robben dan Geremi.
Robben kemudian meninggalkan Chelsea pada Agustus 2007. Penampilan eks bintang PSV Eindhoven itu belakangan ini sangat baik dan menjadi salah satu kunci dalam deretan delapan kemenangan beruntun Madrid.
Robben tidak bermain ketika Los Blancos menghantam Sporting Gijon 4-0 akhir pekan lalu karena cedera otot ringan. Tetapi pemain sayap dengan kaki kiri maut itu diharapkan bisa bermain di leg pertama melawan Liverpool di Santiago Bernabeu, 25 Februari.
"Liverpool adalah tim yang sangat kuat. Mereka punya seorang pelatih yang sangat bagus dari segi taktik dan mereka tahu bagaimana caranya bermain di pertandingan tertentu," pungkas Robben mengomentari sang calon lawan.
(arp/roz)











































