Dalam laga yang berlangsung Kamis (19/2/2009) dini hari WIB, Villa ketinggalan lewat gol Vagner Love saat pertandingan baru berjalan 14 menit. Gareth Barry dkk. mencetak gol penyama lewat nama John Carew di menit 69.
Dengan hasil tersebut peluang Villa untuk lolos masih terbuka lebar, meski staratnya cukup berat. The Villans harus memenangi laga di kandang di CSKA atau seri dengan skor minimal 2-2. Tertahan imbang tanpa gol atau kalah, maka tamatlah nasib Villa di Piala UEFA. Ancaman laga berat tidak membuat O'Neill merasa kecil hati.
"Kami masih punya kesempatan, walau kami harus berjuang keras di Moskow. CSKA mengantongi gol tandang, jadi kami harus mencetak gol untuk membuka peluang. Memang hal yang berat, namun bukan sesuatu yang mustahil," tutur O'Neill pada SkySport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
O'Neill pun merasa kualitas anak buahnya akan membuat klub yang bermarkas di kota Birmingham ini mampu berbicara banyak di Piala UEFA. "Malam ini, kami bermain sangat baik dan seharusnya mampu memenangi laga. Para pemain sudah belajar dari waktu ke waktu, memperoleh pengalaman dengan bermain di Eropa, dan saya sangat puas dengan mereka."
"Orang mengatakan kami bekerja sangat keras dan pantang menyerah. Namun kami juga membuktikan bahwa kami memiliki kualitas dan itu telah kami tunjukkan sepanjang musim ini. Bila kami kalah, saya jelas akan kecewa," pungkasnya.
(din/roz)











































