Ronaldo menjalani debutnya bersama Corinthians pada Kamis (5/3/2009) kemarin. Meski tampil kurang mengesankan, pesepakbola yang terakhir membela AC Milan itu tetap jadi magnet besar buat media massa yang tak mau ketinggalan meliput aksi-aksinya.
Sesaat setelah wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai, sekitar dua lusin wartawan langsung masuk lapangan menyerbu pemain yang sempat dijuluki Fenomena itu. Puluhan kamera foto dan beberapa kamera televisi serta gagang mic langsung diarahkan pada pria 32 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βSaya terantuk dua microphone, dan terbentur dua kamera televisi di kening. Kondisi ini sulit buat saya, karena di Eropa pengorganisasiannya (wartawan untuk melakukan peliputan) sangat berbeda,β keluh Ronaldo seperti diberitakan Reuters.
Mendapat serbuan seperti itu, Ronaldo mengaku sempat merasa takut. Untungnya saat itu beberapa petugas keamanan segera membantunya membebaskan diri.
βSaat pertandingan selesai, saya melihat banyak sekali orang berlari ke arah saya. Untungnya petugas keamanan langsung datang. Saya tidak terbiasa dengan hal itu, dan itu membuat saya takut.β
βSaya tak bisa menjawab pertanyaan saat melakukan pemanasan. Saat berada di lapangan saya berkonsentrasi dengan pertandingan ,β pungkas dia.
(din/krs)











































