Inter Dibayangi Kenangan 10 Tahun Lalu

Inter Dibayangi Kenangan 10 Tahun Lalu

- Sepakbola
Rabu, 11 Mar 2009 12:04 WIB
Inter Dibayangi Kenangan 10 Tahun Lalu
Manchester - Sepuluh tahun lalu, Inter Milan datang ke Old Trafford dan pulang dengan membawa kekalahan. Kini, La Beneamata siap bertanding demi membalas rasa sakit itu.

Ketika itu, 3 Maret 1999, MU dan Inter untuk pertama kali bertemu di kancah Eropa. Laga leg I perempatfinal kedua tim ini dibumbui dengan perseteruan panas antara David Beckham dan Diego Simeone, yang disebut terakhir merupakan penyebab dikartumerahnya Beckham pada Piala Dunia 1998.

Beckham akhirnya sukses membalas sakit hatinya kepada Simeone sekaligus membantu 'Setan Merah' meraih kemenangan. Dua kali umpan crossing-nya di babak pertama berhasil disambut dengan sempurna oleh sundulan Dwight Yorke. Penyerang asal Trinidad itu pun membawa MU menang 2-0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan itu kemudian menjadi modal penting bagi skuad Sir Alex Ferguson untuk menghadapi laga kedua di Giuseppe Meazza dua pekan berselang. Di return leg ini, Nicola Ventola sempat menyembulkan harapan bagi Nerazzurri usai lebih dulu membobol gawang Peter Schmeichel. Namun, harapan Inter pupus setelah Paul Scholes menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Alhasil, dengan agregat 3-1, MU pun berhak melangkah ke babak semifinal. Selanjutnya, seperti yang banyak diketahui orang, The Red Devils akhirnya keluar sebagai juara Liga Champions musim itu sekaligus merengkuh label Treble Winners.

Hanya ada sedikit pemain yang bermain pada saat itu masih berada di tubuh kedua tim saat ini. Di kubu MU, ada Scholes, Ryan Giggs, dan Gary Neville. Sementara di Inter tinggal menyisakan sang kapten, Javier Zanetti.

Toh demikian, para pemain Inter di masa ini tak perlu diberitahu bagaimana rasa sakitnya tersingkir kala itu. Saat ini mereka sudah memiliki tekad untuk menyingkirkan sang juara bertahan sekaligus memastikan peluang mereka menjuarai Liga Champions musim ini tetap hidup.

"Kami akan bermain untuk menang besok, dan tak akan terpengaruh dengan para suporter," ucap Sulley Muntari di situs resmi klub, merujuk pada kemungkinan adanya tekanan dari fans tuan rumah.

Ucapan serupa juga dilontarkan Jose Mourinho. Sebagai catatan, allenatore asal portugal ini pernah membuat MU menangis di Old Trafford. Ketika itu, pada tahun 2004, bersama FC Porto ia berhasil menahan imbang The Red Devils 1-1. Alhasil, Porto pun melenggang ke perempatfinal dengan agregat 3-2.

"Saya ingin membagi kesenangan dari pertandingan ini kepada tim saya, bagaimana rasanya bisa menyingkirkan si juara dunia Manchester United," tandasnya.

(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads