Juventus, AS Roma dan Inter Milan sama-sama tersingkir dari Liga Champions di babak perdelapanfinal. Satu wakil lagi, Fiorentina, sudah kandas duluan di fase grup.
Menurut Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani faktor ekonomi sudah memiliki peranan dalam kegagalan Italia meloloskan satu wakil pun ke babak perempatfinal Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klub-klub Inggris, yang mana tiga dari empat wakilnya di perempatfinal sudah menyapu bersih wakil Italia di perdelapanfinal, dinilai Galliani punya modal lebih bagus dalam menanggulangi krisis.
"Mereka menghasilkan uang lebih banyak dari kami karena fakta bahwa klub-klub Inggris memiliki sendiri stadionnya yang selalu nyaris penuh," analisa Galliani.
Atmosfer ekonomi, nilai dia, tidak bisa dilepaskan dari prestasi. "10 tahun lalu kami menghasilkan (uang) lebih banyak dari tim-tim Spanyol atau Inggris dan kami dominan di Eropa."
"Jika kami tak menyiasati tren ini maka kami akan kehilangan peringkat kami sebagai liga Eropa terbesar ketiga dan itu akan jadi bencana," urai Gallani.
Milan yang merupakan timnya Galliani sendiri tidak berkompetisi di Liga Champions musim ini dan cuma berlaga di Piala UEFA. Di pentas tersebut, Milan juga sudah tersingkir dan Italia pun cuma tinggal menyisakan satu wakil, Udinese.
(krs/arp)











































