MU menderita kerugian besar ketika skor 2-2 menjadi kesimpulan akhir laga kontra Porto di leg pertama perempatfinal Liga Champions di Old Trafford, Rabu (8/4/2009) dinihari WIB.
Faktor fisik menjadi salah satu penyebab kegagalan MU mengingat pertandingan melawan Porto berlangsung hanya dua hari setelah 'Setan Merah' melakoni laga melawan Aston Villa di Liga Inggris, Minggu (5/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami kelihatan kelelahan karena perjudian yang saya ambil dengan bermain di hari Minggu yang memang benar bukan sebuah persiapan yang terbaik," ungkap Ferguson seperti dikutip The Sun.
Keputusan untuk memainkan laga melawan Villa di hari Minggu alih-alih sabtu memang dibuat oleh Ferguson. Pertimbangannya, bila laga dimajukan Sabtu, para pemain yang baru kembali dari tugas internasional tidak cukup mendapat waktu istirahat.
Hal itu menjadi semacam buah simalakama bagi Fergie. Bila bermain melawan Villa Sabtu dan para pemainnya masih kelelahan, maka rentetan kekalahan MU di Liga Inggris bisa memanjang menjadi tiga. Sedang, bermain melawan Villa Minggu, hasilnya adalah kelelahan saat berjumpa Porto.
"Namun kami menghadapi sebuah masalah dan kami mengambil opsi terbaik dan berharap pertandingan tingkat Eropa bisa memompa adrenalin pemain," simpul manajer asal Skotlandia itu.
(arp/roz)











































