Lima Kartu Merah di Laga 'Perdamaian'

Lima Kartu Merah di Laga 'Perdamaian'

- Sepakbola
Senin, 13 Apr 2009 09:48 WIB
Lima Kartu Merah di Laga Perdamaian
Caxias do Sul - Sebuah pertandingan di Brasil yang dicanangkan sebagai tonggak perdamaian berakhir kisruh. Lima kartu merah dicabut dari kantong wasit untuk tiga pemain dan dua pelatih.

Seperti dikabarkan Reuters, peristiwa ini terjadi di pertandingan antara Juventude kontra tuan rumah Caxias di Kejuaraan Rio Grande do Sul, Minggu (12/4/2009) waktu setempat.

Sebelum pertandingan dihelat, kedua klub menyelenggarakan acara 'Makan Pagi Persaudaraan' yang melibatkan para pemimpin kelompok suporter, aparat polisi dan Presiden klub sebagai bagian untuk menciptakan perdamaian di antara keduanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laga perdamaian berubah menjadi kekisruhan di awal babak kedua. Mulanya adalah ketika pelatih Caxias, Gilmar Iser, menyerbu ke tengah lapangan untuk memprotes sebuah keputusan wasit.

Selain kartu merah yang dilayangkan kepada Iser, kartu merah kedua ditujukan untuk pelatih Juventude, Argelico Fucks. Yang kedua ini diusir karena berdebat sengit dengan ofisial keempat di tepi lapangan.

Meski diusir, Fucks yang marah besar menolak meninggalkan lapangan dan akhirnya harus dikawal keluar oleh polisi anti kerusuhan. Pertandingan pun harus ditunda selama enam menit.

Tensi masih belum menurun ketika pertandingan dilanjutkan. Juventude harus bermain dengan sembilan orang karena Alex Morais dan kiper Renan juga dikartumerah. Sedangkan pemain Caxias, Mika, turut diusir akibat menendang lawan.

Pertandingan ini sendiri akhirnya dimenangi oleh Caxias dengan skor 2-0 berkat gol sumbangan Marcos Denner dan Julio Madureira di babak kedua.

(arp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads