Tertinggal hampir sepanjang pertandingan setelah Micael Essien menjebol jala Victor Valdes di menit sembilan, Barca yang menguasai permainan nyaris dibuat tak berkutik saat masuk daerah pertahanan Chelsea. Masih menerapkan strategi bertahan, The Blues sukses mematikan keganasan lini depan Barca.
Bayangkan, tim tamu bahkan tak punya shot on target sepanjang 90 menit pertandingan. Satu-satunya tendangan mengarah ke sasaran yang tercatat adalah di menit ketiga masa injury time, ketika sepakan Iniesta menjurus terarah ke sudut kanan atas gawang The Blues dan tak kuasa dihalau Petr Cech.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika terjadi di menit kelima mungkin saya akan menedangnya ke arah penonton, tapi saya menyepaknya dengan sepenuh jiwa saya dan bola mengarah ke tempat yang seharusnya," ungkap Iniesta dalam wawancaranya dengan Canal Plus seperti diberitakan Yahoosport.
Meski tampil dominan, Barca justru lebih banyak terancam karena Didier Drogba dan Nicolas Anelkan punya beberapa kesempatan bersih untuk menjebol gawang Valdes. Meski demikian, Iniesta tetap menilai timnya pantas dapat tiket final karena telah menunjukkan permainan yang lebih baik.
βKami layak mendapatkannya, setelah apa yang kami lakukan sepanjang musim ini...Sampai peluit panjang dibunyikan wasit, Anda harus tetap percaya," pungkas pesepakbola yang sudah 180 kali membela The Catalans itu. (din/krs)











































