Lolosnya Barca ke final dibayangi oleh reaksi kemarahan dari beberapa pemain Chelsea kepada Ovrebo. Hal itu terjadi setelah peluit panjang dibunyikan dalam laga yang berakhir 1-1.
John Terry, Michael Ballack dan Didier Drogba sempat berkonfrontasi dengan Ovrebo. Hal ituΒ menyusul keputusannya menolak beberapa peluang penalti yang didapatkan Chelsea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ovrebo pun mengakui bahwa dia tak boleh memberikan komentar oleh UEFA. "Karena situasi setelah pertandingan, UEFA meminta kami tak berkomentar pada media," ungkapnya seperti dilansir Sky.
Saat ditanya apakah dia tahu kapan dia boleh membicarakan mengenai pertandingan? "Tidak. Saya tidak tahu," jawab Ovrebo.
Bukan hanya di dalam stadion, Ovrebo juga sempat mendapatkan ancaman mati. Hal itu membuat wasit berkepala plontos ini mendapatkan pengawalan ketat untuk kembali ke negaranya.
Sementara Uefa mengkonfirmasikan bahwa mereka menunggu laporan dari Ovrebo. Hal itu yang akan menjadi pertimbangan UEFA sebelum memutuskan mengambil tindakan disiplin kepada pemain Chelsea.
"Kami akan melihat laporan dari wasit dan juga delegasi pertandingan sebelum memutuskan apa perlu melakukan tindakan atau tidak," kata juru bicara Uefa itu.
Namun, Uefa menolak memberikan komentarnya akan kepemimpinan wasit Ovrebo yang sempat dikritik oleh manajer Guus Hiddink. "Kami tak pernah mengomentari performa wasit," tegasnya. (key/din)











































