Seperti diberitakan sebelumnya, Dalam Kongres AFC yang sedang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Bin Hammam mendapat 23 suara, hanya unggul dua suara atas perolehan Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa, sedangkan sisa dua suara dinyatakan tidak sah.
Persaingan antara Bin Hammam dan Sheikh Salman cukup panas. Keduanya saling menjatuhkan bahkan saling tukar ancaman lewat kata-kata. Penentang Bin Hammam menyebut, bahwa ia merupakan pemimpin dengan gaya kepemimpinan diktator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi mereka yang mendukung saya hari ini, terima kasih. Saya berjanji kepada Anda semua untuk bekerja lebih baik lagi daripada yang saya lakukan di tahun-tahun sebelumnya," ujarnya seperti dilansir Reuters.
"Bagi Anda yang tak mendukung saya, saya menjanjikan bahwa saya akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kepercayaan dari Anda. Asia membutuhkan kita semua, dari kedua kubu. Kita harus bergandengan tangan dan bekerjasama," tandasnya.
Di akhir pidatonya, Bin Hammam meminta komitmen dari semua pihak untuk membangun sepak bola Asia. Oleh karena itu ia yakin dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya, Asia bisa memiliki masa depan yang cerah.
"Saya harap masa depan memberikan kita rasa saling percaya dan kepercayaan diri, dan saya harap Anda semua akan terus percaya kepada saya. Kedua kubu harus bersatu dan berbaikan demi masa depan, dan masa depan itu adalah Asia," tutupnya.
(roz/a2s)











































