Final Piala UEFA edisi terakhir akan digelar di Stadion Sukru Saracoglu yang merupakan markas klub Fenerbache (Turki), Kamis (21/5/2009) dinihari WIB. Ini merupakan kali pertama Turki mendapat kepercayaan menggelar laga puncak Piala UEFA.
Dua tim, Bremen dan Shakhtar akan bertarung di laga puncak gelaran terakhir Piala UEFA ini. Kedua tim ini merupakan "buangan" dari Liga Champions musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu langkah Shakhtar bisa dibilang lebih fenomenal. Tim-tim ternama seperti Tottenham Hotspurs dan Olympique Marseille didepak wakil Ukraina ini. Juara Piala UEFA 2004/05, CSKA Moskow pun dibuat menangis oleh tim yang dimotori pemain-pemain asal Brasil tersebut. Tiket ke final diraih usai menyingkirkan tim senegara, Dynamo Kyiv.
Di laga puncak, Bremen tidak akan diperkuat oleh pemain kuncinya Diego akibat kartu kuning yang didapatnya. "Sungguh hal yang buruk, kehilangan Diego di final," tukas pelatih Bremen Thomas Schaaf seperti dilansir dari Reuters. "Kami memiliki pemain yang lebih dari cukup untuk juara," timpal Diego yang musim depan pindah ke Juventus ini.
Sementara itu, Shakhtar merasa percaya diri bahwa timnya mampu keluar sebagai juara. "Tim lemah tidak akan mampu ke laga final Piala UEFA. Shakhtar sudah melalui perjalanan panjang dan pantas untuk bermain di final," tukas kiper Shakhtar Andiy Pyatov. "Kami percaya diri dengan kemampuan yang kami miliki untuk menang. Kami harus membuktikannya di lapangan," seru pelatih Mircea Lucescu.
Kedua tim sama-sama belum pernah menjadi juara di Piala UEFA. Jadi, siapakah yang akan memboyong gelar Piala UEFA edisi terakhir?Β Β Foto: Stadion Sukru Saracoglu yang menjadi tempat laga final Piala UEFA 2008/09 (AFP) (a2s/roz)











































