Incaran Pertama di Edisi Terakhir

Final Piala UEFA

Incaran Pertama di Edisi Terakhir

- Sepakbola
Senin, 18 Mei 2009 13:40 WIB
Incaran Pertama di Edisi Terakhir
Istanbul - Musim depan nama Piala UEFA sudah 'almarhum' karena telah diganti menjadi Liga Europa (UEFA Europa League). Final terakhir akan mengadu dua tim yang sedang memburu Piala UEFA pertamanya, Werder Bremen dan Shakhtar Donetsk.

Final Piala UEFA edisi terakhir akan digelar di Stadion Sukru Saracoglu yang merupakan markas klub Fenerbache (Turki), Kamis (21/5/2009) dinihari WIB. Ini merupakan kali pertama Turki mendapat kepercayaan menggelar laga puncak Piala UEFA.

Dua tim, Bremen dan Shakhtar akan bertarung di laga puncak gelaran terakhir Piala UEFA ini. Kedua tim ini merupakan "buangan" dari Liga Champions musim ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam perjalanan menuju final, Bremen melangkahi dua klub asal Italia yakni AC Milan dan Udinese, masing-masing di babak 32 besar dan perempatfinal. Tiket di semifinal diraih usai menyingkirkan sesama tim Jerman Hamburg SV di semifinal.

Sementara itu langkah Shakhtar bisa dibilang lebih fenomenal. Tim-tim ternama seperti Tottenham Hotspurs dan Olympique Marseille didepak wakil Ukraina ini. Juara Piala UEFA 2004/05, CSKA Moskow pun dibuat menangis oleh tim yang dimotori pemain-pemain asal Brasil tersebut. Tiket ke final diraih usai menyingkirkan tim senegara, Dynamo Kyiv.

Di laga puncak, Bremen tidak akan diperkuat oleh pemain kuncinya Diego akibat kartu kuning yang didapatnya. "Sungguh hal yang buruk, kehilangan Diego di final," tukas pelatih Bremen Thomas Schaaf seperti dilansir dari Reuters. "Kami memiliki pemain yang lebih dari cukup untuk juara," timpal Diego yang musim depan pindah ke Juventus ini.

Sementara itu, Shakhtar merasa percaya diri bahwa timnya mampu keluar sebagai juara. "Tim lemah tidak akan mampu ke laga final Piala UEFA. Shakhtar sudah melalui perjalanan panjang dan pantas untuk bermain di final," tukas kiper Shakhtar Andiy Pyatov. "Kami percaya diri dengan kemampuan yang kami miliki untuk menang. Kami harus membuktikannya di lapangan," seru pelatih Mircea Lucescu.

Kedua tim sama-sama belum pernah menjadi juara di Piala UEFA. Jadi, siapakah yang akan memboyong gelar Piala UEFA edisi terakhir?Β Β Foto: Stadion Sukru Saracoglu yang menjadi tempat laga final Piala UEFA 2008/09 (AFP) (a2s/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads