Premier League, atau Liga Primer Inggris, merupakan kompetisi yang paling gemerlap di jagat sepak bola. Para pemain dan pelatih ternama bergabung dalam klub-klub Liga Primer. Begitu pula para investor asing berlomba-lomba menanamkan modalnya dalam jumlah besar ke kontestan Liga Primer.
Imbas dari itu semua adalah dominasi tim-tim Inggris di kancah kompetisi antarklub Eropa. Dalam lima edisi terakhir, final Liga Champions selalu menghadrikan tim dari negeri Ratu Elizabeth itu. Bahkan, musim lalu terjadi all-English final antara MU kontra Chelsea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kondisi berkebalikan itu tidak membuat risau Lippi. Justru sebaliknya, arsitek Gli Azzuri ini menyentil Liga Primer dan memuji Seri A.
"Semua menmuja sepak bola Inggris. Memang Liga Primer memiliki segalanya, kecuali pemain-pemain Inggris," tukas Lippi seperti dikutip dari Goal. "Pemilik, pelatih, dan juga sebagian besar skuad tim penuh dengan orang asing," tambahnya.
"(Pelatih timnas Inggris) Fabio Capello cuma bisa memilih 38 persen dari seluruh pemain di Liga Primer. Sedangkan saya bisa memilih 60 persen dari seluruh pemain di Seri A untuk timnas," lanjut mantan pelatih Juventus ini.
"Yang jelas, tim nasional saya tidak memiliki titik lemah. Kami siap dan akan berusaha untuk kembali jadi juara Piala Dunia," serunya.
(key/din)











































