Ilsinho adalah pencetak gol kemenangan Shakhtar ketika melakoni laga semifinal leg kedua Piala UEFA menghadapi Dynamo Kiev. Golnya di menit ke-89 mengantar tim berjuluk Hirnyky itu ke laga puncak.
"Hingga kini saya masih terus mencubiti diri sendiri. Bukan hanya karena gol luar biasa, namun juga karena saya bisa memecah kebuntuan. Sebelumnya, saya selalu beratnya kepada pelatih kapan saya akan ditarik. Sebab, saya sudah merasa kram dan merasa tidak bisa lagi berlari," tukas Ilsinho seperti dikutip dari situs resmi UEFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, Shakhtar sudah berada di laga puncak. Ilsinho pun tak boleh berlama-lama untuk menyadarkan dirinya tidak sedang bermimpi. Tinggal satu pertandingan lagi, wakil Ukraina itu akan meraih trofi Eropa pertamanya.
"Dalam perjalanan menuju final, kami telah menyingkirkan tim-tim yang memiliki reputasi lebih baik. Kini para pemain sangat percaya diri. Laga final memang berbeda, karena hanya akan diputuskan dalam satu pertandingan saja. Tapi, kami sangat percaya dengan kekuatan kami," tukas pria berusia 23 tahun itu.
"Meski Diego absen, Bremen tetaplah favorit dan kami harus tampil luar biasa jika ingin juara. Kami harus siap untuk laga yang sulit," tutup eks pemain Sao Paulo ini.
Sudah tersadar bahwa ini bukan mimpi, Ilsinho?
(din/key)











































