Putihnya MU Bukan Putihnya Madrid

Jelang Final Liga Champions

Putihnya MU Bukan Putihnya Madrid

- Sepakbola
Rabu, 27 Mei 2009 09:50 WIB
Putihnya MU Bukan Putihnya Madrid
Roma - Manchester United akan berputih-putih ria saat berduel melawan Barcelona di final Liga Champions. Padahal, kali terakhir Barca menghadapi tim berseragam putih-putih adalah saat membantai Real Madrid.

Dalam undian kostum, Barca mendapat hak mengenakan seragam pertamanya, dan mereka tentu saja memilih kostum tradisionalnya, merah-biru. Adapun MU, karena jersey pertamanya memuat unsur merah dan yang kedua mengandung warna biru, maka si "Setan Merah" diputuskan memakai kostum ketiganya, putih-putih.

Dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Selasa (26/5/2009), manajer Sir Alex Ferguson diingatkan bahwa putih-putih adalah kostum musuh abadi Barcelona di Spanyol, Real Madrid. Dan terakhir kali El Barca melawan Madrid adalah mereka menang 6-2 di Santiago Bernabeu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu sih bukan sebuah kekalahan, tapi pembasmian," seloroh Ferguson, seperti dikutip dari Reuters.

"Kami sangat senang mengenakan warna putih. Senang sekali. Dan kali lebih baik dibanding Real Madrid," sambungnya.

MU memakai kostum biru-biru saat memenangi Piala Champions pertamanya di tahun 1968, lalu dengan jersey utamanya, merah-putih, saat menjuarai Liga Champions 1999 dan 2008.

Adapun Barcelona berseragam oranye-oranye saat meraih titel Eropa pertamanya di tahun 1992, dan memakai kostum merah-biru ketika mengalahkan Arsenal di final 2006.

Yang menarik, dalam pertemuan MU dan Barca di final Piala Winners 1991, MU menang 2-1 dan saat itu mereka memakai kostum putih-putih. (a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads