Seperti yang diberitakan oleh La Repubblica, pemerintah kota Roma sudah membuat larangan membawa minuman alkohol selama pertandingan final dan berlaku tiga hari, yaitu dari Selasa (26/5/2009)Β kemarin hingga Kamis (28/5/2009) besok.
Namun kenyataannya, larangan tersebut malah tak diindahkan sama sekali oleh para penjual. Mereka lebih mendahulukan keuntungan daripada keselamatan saat hari pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah pasti para pihak tersebut akan meraup untung yang banyak dari barang yang mereka jual.
Bahkan ada yang mengklaim bahwa beberapa bar atau supermarket yang tidak pernah menjual minuman alkohol, tiba-tiba aji mumpung ikut menjual berharapΒ mendapatkan keuntungan.
Dengan begitu banyak fans yang bebas berkeliaran di pusat kota dengan bir atau sejenisnya di tangan mereka tanpa ada teguran dari pihak berwajib.
Situasi ini makin diperburuk dengan kabar bahwa bakal ada 50 ribu fans menyusul hadir pada hari pelaksanaan final. Sekira 40 ribu suporter tim finalis dan 10 ribu warga lokal yang ingin ikut merasakan euforia final tersebut. (mrp/din)











































